Follow detikFinance
Senin 20 Mar 2017, 16:23 WIB

Tak Ditemui Perwakilan Freeport, Demonstran Bubarkan Diri

Michael Agustinus - detikFinance
Tak Ditemui Perwakilan Freeport, Demonstran Bubarkan Diri Foto: Michael Agustinus
Jakarta - Sekitar 35 demonstran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Front Rakyat Indonesia untuk West Papua sejak 13.30 WIB tadi berorasi di depan Plaza 89, Kantor PT Freeport Indonesia, Jakarta.

Berbagai atribut digunakan para pendemo. Mulai dari koteka, ikat kepala khas Papua, tas berlambang bintang, bahkan ada juga yang mengecat seluruh badannya dengan motif bintang.

Para demonstran menuntut tambang Freeport di Papua ditutup saja. Menurut para pendemo, keberadaan Freeport tak memberi manfaat bagi rakyat Papua.

"Setiap tahunnya Freeport mengeksploitasi lebih dari 1 juta ton emas, tembaga, dan perak. Sebagai korporasi pertambangan terbesar tidak hanya merampok kekayaan alam, memberangus demokrasi, melanggar HAM, hingga membuat rakyat Papua miskin, juga merusak lingkungan. Rakyat dan bangsa West Papua sudah terlalu lama dirampok. Maka jalan terbaik untuk mengatasinya adalah usir dan tutup Freeport," kata Ketua AMP Jakarta, Frans Nawipa, saat ditemui di Plaza 89, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Demonstran juga menuntut pemerintah Indonesia untuk melaksanakan refrendum di Papua. "Berikan hak untuk menentukan nasib sendiri bagi bangsa West Papua," ujarnya.

Hingga pukul 15.45 WIB, tak ada seorang pun perwakilan dari PT Freeport Indonesia yang menemui para demonstran.

Demonstrasi berjalan dengan tertib, tak menutup ruas jalan, dan bubar pada pukul 15.45 WIB. Polisi yang ikut menjaga demo pun meninggalkan lokasi, masuk ke Plaza 89. (mca/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed