Follow detikFinance
Senin 20 Mar 2017, 16:15 WIB

Denda ke Perusahaan yang Sahamnya 'Mati Suri' Dianggap Tak Adil

Danang Sugianto - detikFinance
Denda ke Perusahaan yang Sahamnya Mati Suri Dianggap Tak Adil Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Terkadang PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak hanya menjatuhkan hukuman peringatan tertulis kepada para emiten nakal, tapi juga denda. Biasanya penjatuhan denda diberikan ketika emiten sudah diberi peringatan tertulis III dan denda sebesar Rp 150 juta karena tak kunjung menyampaikan laporan keuangan.

Namun Ketua Masyarakat Investor Sekuritas Indonesia (MISSI), Sanusi, memandang penjatuhan denda tersebut sebenarnya tidak adil. Sebab jika denda tersebut ditujukan kepada perusahaan para investor juga yang dibebankan.

"Mereka pasti bayar pakai duit perusahaan. Itu didalamnya ada dana milik investor atau pemegang saham. Padahal yang salah ya manajemen perusahaannya," tuturnya saat dihubungi detikFinance, Senin (20/3/2017).

Menurut Sanusi, denda tersebut seharusnya ditujukkan secara pribadi kepada para jajaran direksi. Sebab jika merujuk pada alasan dasar penjatuhan denda tersebut karena manajemen perusahaan yang buruk maka yang patut disalahkan adalah jajaran direksi.

Baca juga: Ini Daftar Saham yang 'Mati Suri' Gara-gara Suspensi Menahun

"Itu direksi pribadi yang salah, kan direksi yang mengelola. Dia tidak sampaikan laporan keuangan karena direksi juga. Harus dijatuhkan dendanya secara pribadi," imbuhnya.

Sanusi berharap ada aturan khusus untuk mengatur emiten-emiten nakal tersebut. Aturan yang ada selama ini dianggap tak bisa melindung investor dan tidak mampu membuat emiten jera serta bertanggung jawab pada pemegang saham.

Para emiten yang didera sanksi suspensi juga dianggap tak cukup. Sebab dengan disuspensi maka nasib para pemegang saham juga dibiarkan terkatung-katung. (ang/ang)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed