Follow detikFinance
Senin 17 Jul 2017, 17:18 WIB

Orang Miskin Terbanyak di Jawa, Persentase Terbesar di Maluku-Papua

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Orang Miskin Terbanyak di Jawa, Persentase Terbesar di Maluku-Papua Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Jumlah penduduk miskin di Indonesia masih tinggi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah orang miskin pada Maret 2017 sebanyak 27,77 juta orang. Jumlah itu meningkat 6.900 orang sejak September 2019.

BPS mencatat, angka kemiskinan saat ini atau per Maret 2017, didominasi oleh penduduk Indonesia yang berada di wilayah Indonesia timur. Persentase penduduk miskin tertinggi ada di Pulau Maluku dan Papua.

"Ketimpangan tinggi antar pulau dan ini menjadi PR besar. Persentase penduduk miskin terkecil menurut pulau ada di Kalimantan sebesar 6,25% dan tertinggi di Pulau Maluku dan Papua 21,45%," kata Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (16/7/2017).

Walau demikian apabila dilihat dari jumlahnya, penduduk miskin Indonesia tertinggi ada di pulau Jawa yang sebesar 14,79 juta orang dan terendah ada di Kalimantan yang sebesar 0,99 juta orang.

"Kalau soal jumlah, kita maklum konsentrasi penduduk miskin ada di Jawa karena Jawa ini sudah padat sekali," katanya.

Garis kemiskinan pada periode September 2016 hingga Maret 2017 naik 3,45% menjadi menjadi Rp 374.478 per kapita per bulan. Penduduk miskin ialah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan tersebut.

Berikut rincian data persentase dan jumlah penduduk miskin berdasarkan wilayah pulau:
  1. Pulau Jawa sebanyak 14,79 juta orang dengan persentase kemiskinan 10,01%.
  2. Pulau Sumatera 6,23 juta orang dengan persentase kemiskinan 10,97%.
  3. Pulau Bali dan Nusa Tenggara 2,12 juta orang dengan persentase kemiskinan 14,71%.
  4. Pulau Sulawesi 2,12 juta orang dengan persentase kemiskinan 11,05%.
  5. Pulau Maluku dan Papua 1,52 juta orang dengan persentase kemiskinan 21,45%.
  6. Kalimantan 0,99 juta orang dengan persentase kemiskinan 6,25%.
(wdl/wdl)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed