Follow detikFinance
Kamis 18 May 2017, 11:55 WIB

Bayar Tol Pakai Kartu Lebih Cepat, Kok Masih Banyak yang Tunai?

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Bayar Tol Pakai Kartu Lebih Cepat, Kok Masih Banyak yang Tunai? Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Pembayaran tol secara non tunai menggunakan uang elektronik dipercaya lebih cepat ketimbang pembayaran secara tunai. Ini bisa dilihat dari pendeknya antrean pada Gerbang Tol Otomatis (GTO) ketimbang gerbang tol reguler.

Sayangnya, penggunaan pembayaran non tunai masih minim. Tercatat, saat ini baru 26% pengguna jalan tol yang melakukan pembayaran secara non tunai. Apa alasannya?

Berdasarkan data Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), setidaknya dua hal yang membuat orang enggan untuk menggunakan uang elektronik untuk bertransaksi di tol.

Pertama adalah sulitnya memperoleh uang elektronik dan susahnya melakukan isi ulang uang elektronik tersebut. Kedua, adalah faktor kebiasaan dan persepsi pengguna tol. Masyarakat masih berpikir bahwa menggunakan uang tunai lebih cepat dan mudah.

Hal ini diakui oleh Kepala BPJT, Herry Trisaputra Zuna. Padahal antrean menggunakan pembayaran tunai sejatinya tak lebih cepat dibanding penggunaan non tunai. Hal ini disinyalir terjadi lantaran adanya kesulitan dalam melakukan transaksi elektronik di gerbang tol.

"Memang ada kadang-kadang masalah di alat. Ini bagian dari tahapan. Kalau alat bermasalah ya harus diganti. Kalau memang bermasalah, alatnya nanti diaudit. Tapi kalau pun ada masalah lama, paling jadi dua kalinya (waktu normal 3 detik), jadi 4 atau 6 detik. Masih lebih cepat dari yang manual," katanya kepada detikFinance saat dihubungi di Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Inilah yang kemudian membuat pemerintah mendorong badan usaha untuk melayani pembayaran uang elektronik di seluruh gardu tol pada tahun 2016 lalu. Melalui transaksi non tunai, ada banyak manfaat yang dapat dirasakan. Mulai dari kepraktisan bertransaksi, keamanan dalam membawa instrumen non tunai dibandingkan dengan uang tunai, hingga pencatatan transaksi secara otomatis yang akan memudahkan dalam menghitung aktivitas ekonomi.

Penggunaan transaksi non tunai juga dipercaya dapat mencegah terjadinya antrean yang kerap mengular di gerbang tol.

"Yang pasti kalau antre pakai tunai, uangnya harus ada kembalian, kan dia butuh waktu. Sementara kalau ini secara umum masih lebih cepat dari yang manual. Itu prosesnya di bawah 3 detik," pungkasnya. (dna/dna)


Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed