Berita Lain
-
Rabu, 22/02/2012 17:35 WIB
Laba Bank Permata Tumbuh 14%, Capai Rp 1,1 Triliun -
Rabu, 22/02/2012 17:23 WIB
CIMB Niaga Siapkan Rp 500 Miliar Untuk Kredit Tol -
Rabu, 22/02/2012 14:24 WIB
Ini Dia Asal Dana 'Tak Bertuan' di Jamsostek Rp 4,5 Triliun -
Rabu, 22/02/2012 10:49 WIB
Laba Bank CIMB Niaga Capai Rp 3 Triliun, Naik 25% -
Selasa, 21/02/2012 22:01 WIB
Wah! Pemerintah Jual Surat Utang Rp 12 Triliun -
Selasa, 21/02/2012 18:40 WIB
Ini Alasan BI Rombak Susunan Pejabat
Indeks Berita
Rumor Saham
Mustika Ratu Bagi Dividen 40%?
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) diprediksi akan mencatat peningkatan laba akhir tahun 40% seiring kesuksesannya menambah ekspor ke beberapa negara Timur....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Mahasiswa Ini Sukses Berbisnis Kuliner Aqiqah Beromset Ratusan Juta
Untuk menjadi pengusaha sukses dibidang kuliner ternyata tidak harus bisa atau jago masak. Contohnya yang dialami oleh Andi Nata yang merupakan Mahasiswa UI, yang sukses menekuni bisnis masakan aqiqah.
Sosok Dan Peristiwa
Miranda Goeltom Masih Asyik Ngisi Seminar
Tersangka kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia Miranda S. Goeltom hingga hari ini masih asyik mengisi seminar-seminar ekonomi.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 870.000
-
Rp 473.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 22-02-2012 16:42 WIB
SBY: Mau Tidak Mau Harga BBM Harus Naik
Posted by: kaptenDF
Kamis, 11/11/2010 14:48 WIB
Sistem Pembayaran akan Distandardisasi, Cukup 1 ATM untuk Semua Bank
Akhmad Nurismarsyah - detikFinance
Demikian disampaikan Budi Gunadi Sadikin, Ketua ASPI yang juga Direktur PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dalam konferensi pers usai pembentukan ASPI di Gedung BI, Jakarta, Kamis (11/11/2010).
"Tentu kami akan menciptakan satu standard dimana nantinya sistem pembayaran bisa murah, aman, efisien dan mudah diakses masyarakat. Contohnya adalah kami akan memulai standarisasi pada ATM," ujar Budi.
Ia menganalogikan 1 kartu untuk semua bank itu dengan USB yang bisa digunakan untuk mentransfer data dari seluruh komputer.
"Nanti kita dapat menggunakan 1 ATM untuk bisa melakukan transaksi ke ATM lain atau juga untuk transaksi debit. Standarisasi ini tentu akan memudahkan perputaran atau perbelanjaan dari nasabah sehingga akan memperbaiki perdagangan maupun ekonomi Indonesia," jelas Budi.
Hal lain yang akan dilakukan oleh ASPI adalah membuat teknologi bersifat inklusif yang dapat menjangkau daerah yang selama ini tidak terjangkau. ASPI berharap bisa membuat 2-5 standard per tahun
"Sehingga (standard) itu bisa dipakai bank-bank peserta atau non peserta agar dapat menjadi arahan mereka dalam membangun sistem," katanya.
Ditempat yang sama, Deputi Gubernur BI Budi Rochadi mengatakan, ASPI dibentuk untuk meningkatkan efisiensi dan kemudahan nasabah yang mencakup perlindungan nasabah. BI merangkul sejumlah asosiasi seperti Himbara, Perbanas, Asbanda, Asbisindo, FBAI, ABKI, AKKI dan Komite Bye Law.
"Kalau nanti ada dispute antar anggota, hal ini bisa diselesaikan. Oleh karena itu, kami akan menentukan aturan umum yang diterapkan kepada ASPI. Kami mengharapkan ASPI bisa berkiprah bersama dengan BI menuju suatu kondisi sistem perbankan yang lebih baik," urai Budi.
Menurut Budi, BI dan para asosiasi mencoba menata sistem pembayaran ini agar lebih baik mengingat kedepannya bisa saja banyak pemain asing yang datang.
"Hal ini mengingat berkembangnya pula sistem perbankan di dunia luar. Jika tidak dikembangkan maka mungkin banyak pemain asing yang akan datang. Jadi kami mencoba menata diri sendiri dengan ASPI melalui program yang sesuai dengan tujuan membuat sistem pembayaran lebih baik," imbuhnya.
Mengenai standardisasi sistem pembayaran itu, Budi yakin tidak akan menurunkan kompetensi perbankan.
"Tidak akan menurunkan, ASPI hanya sebatas melakukan penyederhanaan saja. Tapi tentunya melalui tahapan," imbuh Budi Rochadi.
(qom/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Kamis, 23/02/2012 10:45 WIB
Harga BBM Naik Rp 1.500, Pemerintah Hemat Rp 57 Triliun -
Kamis, 23/02/2012 12:22 WIB
Sutan Bhatoegana: Memberatkan Rakyat Bisa Chaos Kita, Meninggal Tuh Barang -
Kamis, 23/02/2012 10:42 WIB
Wah! Dalam 2 Bulan Sudah Ada 39 PNS Pajak Kena Hukuman -
Kamis, 23/02/2012 11:41 WIB
BI: BBM Naik Rp 1.500, Inflasi Bisa di Atas 5,5% -
Kamis, 23/02/2012 12:17 WIB
Miranda Goeltom Masih Asyik Ngisi Seminar
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 22/02/2012 - 13:45
Ini Dia Daftar Gaji Baru PNS, Anggota TNI & Polri -
Kamis, 23/02/2012 - 11:27
Jero: Kenaikan Harga BBM Muncul dari Aspirasi Masyarakat -
Kamis, 23/02/2012 - 12:55
Kwik Kian Gie: Utang Indonesia Rp 1.800 Triliun Hasil Nipu -
Rabu, 22/02/2012 - 18:26
Bensin Premium Harusnya Naik Jadi Rp 6.500/Liter -
Kamis, 23/02/2012 - 11:25
Siap-siap! Pemerintah Usulkan Harga BBM Naik Rp 500-1.500
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Recommended Reading







Sending your message


---125x125.gif)

