Sabtu, 4 Februari 2012
Find us on: feed rss facebook twitter
detik inet
    detikcom
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Finansial
  • Properti
  • Energi
  • Industri
  • Sosok
  • Peluang Usaha
  • Indeks
Pajak · Perencanaan Keuangan · Rumor Saham · Market Research · Foto · TV · Konsultasi
Trending Topic :   upah buruh | jumlah utang | surat utang | pembayaran bunga utang | wajib pajak | pembohongan publik |
  • Tarif Tol Jagorawi-Cimanggis Ditetapkan Rp 3.500
    Sabtu, 04/02/2012 11:37 WIB

    Tarif Tol Jagorawi-Cimanggis Ditetapkan Rp 3.500

  • Walah! Kenaikan Upah Minimum Jadi Kampanye Kepala Daerah
    Sabtu, 04/02/2012 10:58 WIB

    Walah! Kenaikan Upah Minimum Jadi Kampanye Kepala Daerah

  • Kenaikan Upah Jadi 'Lonceng Kematian' Pengusaha Kecil
    Sabtu, 04/02/2012 10:42 WIB

    Kenaikan Upah Jadi 'Lonceng Kematian' Pengusaha Kecil

  • Kisruh RI Vs AS Soal Rokok Kretek Masuk Badan Banding WTO
    Jumat, 03/02/2012 15:03 WIB

    Kisruh RI Vs AS Soal Rokok Kretek Masuk Badan Banding WTO

  • SBY Dikritik Habis Karena Pembatasan BBM Tak Masuk Akal
    Jumat, 03/02/2012 10:16 WIB

    SBY Dikritik Habis Karena Pembatasan BBM Tak Masuk Akal

  • Duh! Subsidi Prasarana Rumah Sederhana 'Ditilep' Kontraktor
    Jumat, 03/02/2012 14:19 WIB

    Duh! Subsidi Prasarana Rumah Sederhana 'Ditilep' Kontraktor

  • Jero Kesal Bupati Jadi <i>Biang Kerok</i> Kisruh Izin Tambang
    Jumat, 03/02/2012 15:38 WIB

    Jero Kesal Bupati Jadi Biang Kerok Kisruh Izin Tambang

  • Jumat, 03/02/2012 10:41 WIB

    Waduh! Pasir Indonesia Diselundupkan ke Singapura

  • Pemerintah Ancam Tarik Dana Murah KPR Subsidi di BTN
    Jumat, 03/02/2012 07:24 WIB

    Pemerintah Ancam Tarik Dana Murah KPR Subsidi di BTN

Berita Lain

  • Sabtu, 04/02/2012 14:03 WIB
    SBY Kasih Aset ke 3 BUMN Perhubungan Rp 2,7 Triliun
  • Sabtu, 04/02/2012 13:07 WIB
    Ngumpetin Data Pajak, Bank Tertua Swiss Digugat AS
  • Sabtu, 04/02/2012 12:14 WIB
    Duh! Sekelas BPOM dan MUI Saja ada Pungli
  • Sabtu, 04/02/2012 11:37 WIB
    Tarif Tol Jagorawi-Cimanggis Ditetapkan Rp 3.500
  • Sabtu, 04/02/2012 10:58 WIB
    Walah! Kenaikan Upah Minimum Jadi Kampanye Kepala Daerah
  • Sabtu, 04/02/2012 10:42 WIB
    Kenaikan Upah Jadi 'Lonceng Kematian' Pengusaha Kecil

Indeks Berita

Rumor Saham

Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan

Peluang Usaha

Korban Perampokan Ini Bangkit dan Sukses Berbisnis Alat Pertahanan
Gb
Mahasiswa ini pernah menjadi korban kejahatan di Jakarta, barang-barang dagangannya ludes dirampok. Tapi ia bangkit dan kini menuai sukses dari bisnis alat-alat keamanan.

Sosok Dan Peristiwa

Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Gb
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
  • Hotel
  • Penerbangan

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rancang Perjalananmu di Sini

Info Promosi Travel
  • Royal Pacific Hotel, Hong Kong
    sinohotel.com
    Rp 862.000
  • Nanyuan Inn
    splendia.com
    Rp 1,415.000

Forum Finance register | login

Thread Pilihan
Jumat, 03-02-2012 15:20 WIB
Dahlan Iskan: Orang Manja & Cengeng Itu Bukan Pengusaha
Posted by: kaptenDF
  • Jualan Online di Indonesia Sulit Berkembang, Kenapa?
  • Hebat, Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf

detikFinance » Ekonomi


Minggu, 05/09/2010 12:28 WIB
Industri Jamu Resah Maraknya 'Jamu' Oplosan 
Suhendra - detikFinance


(Ilustrasi Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Para pelaku industri jamu merasa resah terhadap maraknya jamu oplosan yang hangat dibicarakan belakangan ini. Jamu oplosan bukan hanya merusak citra jamu sebagai obat alami yang aman,  namun 'jamu' oplosan juga membahayakan kesehatan konsumen.

"Jamu oplosan hampir 60% tersedia di pedagang-pedagang jamu, ini karena permintaan masyarakat. Faktanya jamunya tak dijual lagi, tapi berkedok jamu oplosan, padahalnya isinya spiritus," kata Ketua Umum GP Jamu sekaligus Presdir PT Nyonya Meneer, Charles Saerang di Jakarta, Sabtu (4/9/2010)

Charles menuturkan fenomena 'jamu' oplosan sejatinya sudah terjadi pada era tahun 1980-an, dimana banyak ditemukan di warung-warung jamu pinggir jalan. Namun karena perhatian dan pengawasan pemerintah lemah maka tren 'jamu' oplosan terus terjadi.

"Ini yang membuat kepercayaan terhadap jamu menjadi rusak," katanya.

Ia mengatakan perputaran bisnis 'jamu' oplosan mencapai miliaran rupiah per tahun. Charles menduga, 'jamu' oplosan ini melibatkan kurang lebih ratusan ribu kedai-kedai jamu yang tersebar di masyarakat.

"Saya khawatir kalau ini tidak diperhatikan akan menjadi jamu gendong, jadinya lebih dekat kepada masyarakat," katanya.

Seperti diketahui akhir bulan Agustus 2010 lalu ditemukan kasus meninggalnya 12 orang karena jamu oplosan di wilayah Jagakarsa Jakarta Selatan.

Para korban sebelumnya meminum 'jamu' oplosan untuk kekuatan dan anti capek. Setelah diselidiki ternyata 'jamu' oplosan itu mengandung ginseng, pasta whiski, asem jawa, minuman anggur, alkohol 70%, yang sejatinya bukan lah produk jamu.

"Yang namanya jamu seharusnya adalah produk natural kesehatan," katanya.

Charles juga menambahkan saat ini kewenangan pembinaan industri jamu sangat memprihatinkan.

Industri jamu masih berada dibawah pembinaan kementerian kesehatan sesuai dengan PP No 17 Tahun 1986 mengenai Kewenangan Pengaturan, Pembinaan Pengembangan Industri. Namun kenyataannya, lanjut Charles, industri jamu seperti anak tiri yang tak mendapat perhatian, dan berjalan sendiri tanpa pembinaan.

"Saya ingin menge-push kementerian perindustrian. Sebab kalau bicara keseluruhan, industri lah yang bertanggung jawab," katanya.

Ia berharap PP No 17 tahun 1986 bisa direvisi agar kewenangan pembinaan industri jamu masuk wilayah industri. Kalangan DPR-RI melalui komisi IX pun sudah menyatakan ada beberapa hal yang harus disempurnakan dalam PP tersebut termasuk soal pembinaan industri jamu.


 

 

(hen/dro)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • RI Siap Terapkan ASEAN Cosmetic Directive di 2010
  • Karyawan Industri Jamu Juga Rawan Terkena PHK
  • Ada Jamu di Balik Kenaikan BBM

Share

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

  Share via Email:

Share via Email


Separate email addresses with commas (,)
Your email address

 

loadingSending your message

Message has successfully sent

An Error has Occured

Komentar terkini (0 Komentar) ·  Follower Komentar 0
Baca Komentar
Kirim Komentar

Berita Terpopuler

  • Sabtu, 04/02/2012 17:33 WIB
    Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012
  • Sabtu, 04/02/2012 15:02 WIB
    Tarif Listrik Naik 10%, PLN Bakal Raup Rp 8,9 Triliun
  • Sabtu, 04/02/2012 14:03 WIB
    SBY Kasih Aset ke 3 BUMN Perhubungan Rp 2,7 Triliun
  • Sabtu, 04/02/2012 12:14 WIB
    Duh! Sekelas BPOM dan MUI Saja ada Pungli
  • Jumat, 03/02/2012 12:33 WIB
    Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf

Komentar Terpopuler

  • Sabtu, 04/02/2012 - 09:19
    Buruh Demo di Tol, Pengusaha Rugi Rp 100 Miliar Lebih
  • Jumat, 03/02/2012 - 22:17
    Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas
  • Sabtu, 04/02/2012 - 14:26
    Sofjan Wanandi Curhat Soal Demo Buruh di Ultah Apindo
  • Sabtu, 04/02/2012 - 11:30
    JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM
  • Selasa, 31/01/2012 - 16:28
    Pemerintah 'Pancing' DPR Naikkan BBM Rp 500-1.500/Liter
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Recommended Reading
bg

Hacker Sadap Percakapan Teleconference FBI

www.detiknews.com

  • Pesawat Pengangkut BBM Tabrak Gunung di Papua, Pilot Selamat
  • Wanita AS Nekat Rampok Bank Demi Beli Gigi Palsu

bg

Heat Bekuk Sixers, Lakers Atasi Nuggets

www.detiksport.com

  • Alonso Optimistis dengan Mobil Baru Ferrari
  • Peringatan Montezemolo buat Massa

bg

Menelisik Cara Kerja Android.Counterclank

www.detikinet.com

  • Rekor Coding 24 Jam Pecah di Bandung
  • Anonymous Umbar Perbincangan Rahasia FBI

  • detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
  • detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
  • Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
  • detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
  • detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
  • detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
  • detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
  • detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
  • detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
  • Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
  • detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
  • detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
  • detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Back to Top Kanal Lainnya » « Kanal Lainnya
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer