Berita Lain
-
Kamis, 09/02/2012 16:11 WIB
BI Rate Turun, IHSG Cuma Berkurang Sedikit -
Kamis, 09/02/2012 12:25 WIB
Lunasi Utang, Indofood Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun -
Kamis, 09/02/2012 12:08 WIB
Sesi I
IHSG Melemah 33 Poin Akibat Aksi Ambil Untung -
Kamis, 09/02/2012 11:36 WIB
Jual Menara, Indosat dapat 5% Saham Tower Bersama -
Kamis, 09/02/2012 10:43 WIB
Resources Alam Caplok 4 Tambang Batubara di Kalimantan -
Kamis, 09/02/2012 10:23 WIB
Dapat Pinjaman Rp 5,4 Triliun, BUMI Langsung Lunasi Utang
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,408.000
-
Rp 857.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Kamis, 09-02-2012 18:13 WIB
Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas
Posted by: kaptenDF
Kamis, 18/03/2010 14:23 WIB
Megapolitan Development Tunda IPO
Whery Enggo Prayogi - detikFinance
(foto: dok detikFinance)
Demikian disampaikan Direktur Penilaian Perusahaan Eddy Sugito saat ditemui dalam Economic Political Outlook 2010 Citi Indonesia di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Kamis (18/3/2010).
"Megapolitan dari informasi yang kita terima, mereka menunda karena ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan," ujar Eddy.
Ia menambahkan, sampai ini belum ada permintaan resmi secara tertulis yang perseroan kirimkan kepada otoritas bursa tersebut. Namun dirinya tidak bisa menjelaskan lebih lanjut, sampai kapan penundaan IPO tersebut berlangsung.
"Belum ada permintaan penundaan secara formal, baru info yang saya dengar saja," ungkapnya.
Sebelumnya, perseroan berencana bakal melakukan penawaran saham perdana saham, pada triwulan I-2010. Saham yang akan dilepas sebesar 25% dengan target dana antara Rp 350-400 miliar.
Menurut Direktur Utama PT Megapolitan Development, Lora Melani Lowas, penawaran saham dilakukan guna memperoleh pendanaan ekspansi usaha perusahaan mengingat potensi pertumbuhan sektor properti tahun depan.
"Pemulihan ekonomi memberi ruang gerak bagi sektor properti untuk bertumbuh. Suku bunga yang relatif rendah, ditambah komitmen perbankan menurunkan suku bunga ikut memberi angin segar bagi sektor properti. Momentum pertumbuhan ini yang akan dimanfaatkan perusahaan untuk semakin mengembangkan usaha dengan mencari akses pendanaan dari pasar modal," ujarnya beberapa waktu lalu.
Sampai saat ini, perseroan memiliki proyek di wilayah Cinere-Depok, Mega Kuningan-Jakarta, Karawaci-Tangerang, dan Sentul-Bogor. Megapolitan juga tengah mengembangkan proyek lain di Cinere, Depok (Puri Cinere Riverside, Graha Cinere tahap IV, Griya Cinere II, dan Bukit Griya Cinere), Karawaci, Tangerang (Urbana University Village tahap I), dan Sentul, Bogor ( Tatya Asri dan proyek Cimandala City tahap I).
Dalam agenda pengembangan usaha Perseroan selanjutnya adalah proyek apartemen Puri Cinere, Urbana University Village tahap II dan Mega Blok Cimandala City tahap II.
Megapolitan Development telah mengembangkan kawasan properti yang meliputi residensial dan komersial seluas 300 ha di Cinere, Depok, Mega Kuningan, Jakarta yaitu The Bellagio Residence dan The Bellagio Mansion dan Sentul-Bogor yaitu Mega Sentul dan Tatya Asri.
Saat ini Perseroan telah memiliki sekitar 370 ha lahan di wilayah Cinere, Depok, Karawaci, Tangerang dan Sentul, Bogor yang telah siap dikembangkan dalam waktu lebih dari 10 tahun ke depan. Produk properti yang ditawarkan Perseroan memiliki range yang beragam sehingga dapat memenuhi permintaan dari segmen yang beragam.
(wep/dro)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 18:20 WIB
Jero Wacik Rapat '4 Mata' dengan Ipar SBY Amankan Proyek ESDM -
Kamis, 09/02/2012 12:04 WIB
Awas! Polisi Bakal Kawal Sensus Pajak -
Kamis, 09/02/2012 17:56 WIB
Ahli Pangan: Indonesia Dimitoskan Tak Bisa Ditanam Gandum -
Kamis, 09/02/2012 18:01 WIB
Sudah Banyak Untung, Saatnya Bank Turunkan Bunga Kredit! -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 17:26
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 13:17
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 16:33
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Senin, 06/02/2012 - 15:10
Amankan Subsidi, Cukup Naikkan BBM Rp 1.000!
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Recommended Reading






Sending your message


---125x125.gif)

