Berita Lain
-
Kamis, 23/02/2012 10:42 WIB
Wah! Dalam 2 Bulan Sudah Ada 39 PNS Pajak Kena Hukuman -
Kamis, 23/02/2012 08:48 WIB
Minyak Makin Mahal, Laba AirAsia Anjlok 46% di 2011 -
Kamis, 23/02/2012 08:34 WIB
Waduh! Utang Pemerintah Naik Lagi Jadi Rp 1.837 Triliun -
Rabu, 22/02/2012 18:28 WIB
HPP Beras Naik 30% Jadi Rp 6.600/Kg -
Rabu, 22/02/2012 17:53 WIB
Biar Keren, Pelabuhan Kalibaru Diganti Jadi New Tanjung Priok -
Rabu, 22/02/2012 17:47 WIB
Incar Kursi Pejabat BPK, Petinggi Demokrat Dicecar Soal Independensi
Indeks Berita
Rumor Saham
Mustika Ratu Bagi Dividen 40%?
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) diprediksi akan mencatat peningkatan laba akhir tahun 40% seiring kesuksesannya menambah ekspor ke beberapa negara Timur....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Mahasiswa Ini Sukses Berbisnis Kuliner Aqiqah Beromset Ratusan Juta
Untuk menjadi pengusaha sukses dibidang kuliner ternyata tidak harus bisa atau jago masak. Contohnya yang dialami oleh Andi Nata yang merupakan Mahasiswa UI, yang sukses menekuni bisnis masakan aqiqah.
Sosok Dan Peristiwa
Miranda Goeltom Masih Asyik Ngisi Seminar
Tersangka kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia Miranda S. Goeltom hingga hari ini masih asyik mengisi seminar-seminar ekonomi.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 473.000
-
Rp 603.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 22-02-2012 16:42 WIB
SBY: Mau Tidak Mau Harga BBM Harus Naik
Posted by: kaptenDF
Kamis, 03/12/2009 09:20 WIB
Produksi Emas Freeport 2010 Bakal Turun 30,3%
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Tambang Freeport (Ist)
Kondisi serupa juga terjadi pada produksi tembaga tahun depan yang diperkirakan akan menurun sekitar 10.7 persen dari 1,596 miliar pounds di tahun ini menjadi 1,424 miliar pounds tahun depan.
"Produksi turun depan, kami perkirakan akan mengalami menurun dibandingkan tahun 2009," ujar Presiden Direktur Freeport Indonesia Armando Mahler dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2009) malam.
Freeport merencanakan pemrosesan bijih di pabrik pengolahan sebanyak 235.000 ton per hari dengan kadar tembaga 0,9 persen dan emas 0,9 gram per ton. Bijih tersebut berasal dari tambang terbuka Grasberg sebanyak 155.000 ton per hari dan bawah tanah DOZ 80.000 ton per hari.
Hasil pengolahan bijih ini akan menghasilkan konsentrat dengan kadar tembaga rata-rata 26,5 persen dan kadar emas 24,7 gram per ton.
Juru bicara Freeport Indonesia, Mindo Pangribuan menambahkan, setelah tahun 2015 tambang di Freeport akan berubah menjadi tambang bawah tanah.
"Dengan cadangan yang ada, setelah 2015 akan lebih ekonomis dengan tambang bawah tanah," ungkapnya.
Status cadangan terbukti bijih per 31 Desember 2008 sebanyak 2,66 miliar ton dengan kadar tembaga rata-rata 1,01 persen, kadar emas rata-rata 0,89 gram/ton, dan kadar perak rata-rata 4,26 gram/ton.
Sementara itu, jumlah kandungan logam secara keseluruhan terdiri dari tembaga sebanyak 59,3 miliar pounds, emas sebanyak 76,1 juta troy ounces dan perak sebanyak 365,3 juta troy ounces. Cadangan terbukti ini terdiri dari Grasberg, DOZ/Ertsberg Stockwork Zone, Deep Mill Level Zone, Big Gossan, dan Kucing Liar.
Saat ini, sebanyak 41 persen dari total konsentrat yang dihasilkan buat memenuhi kebutuhan domestik. Sisanya, diekspor ke Swedia, Jerman, Finlandia, Bulgaria, China, Filipina, Korea, India, Jepang, dan Spanyol.
Mindo juga mengatakan, Freeport juga berniatn membangun pabrik semen di Timika, Papua dengan nilai investasi sebesar US$ 100 juta. Saat ini proyek tersebut masih dalam uji kelayakan dan diharapkan pembangunannya bisa selesai pada tahun 2011.
"Kami menyediakan dana US$ 100 juta dolar untuk pembangunan pabrik semen ini," ujarnya.
Mindo berharap keberadaan pabrik semen ini dapat memenuhi kebutuhan semen untuk proyek-proyek di Freeport, dan juga mendukung penyediaan semen untuk pembangunan infrastruktur di Provinsi Papua, khususnya di Mimika.
Siap Listing di BEI
Pada kesempatan yang sama, Armando menyatakan perusahaan asal Amerika tersebut saat ini tengah mempertimbangkan untuk listing di Bursa Efek Indonesia.
"Kami sedang mempertimbangkan untuk segera listing di bursa Indonesia," ungkap dia.
Terkait rencana minat Pemerintah Provinsi Papua untuk membeli saham Freeport, Ia menyatakan hingga saat ini hal itu masih dalam tahap negosiasi. Rencananya, Pemprov Papua akan membeli 9,36 persen saham Freeport yang sebelumnya dimiliki Indocopper Investama. Namun hingga saat ini pihak freeport masih belum mendapatkan kepastian berapa persen dari saham itu yang akan dibeli oleh Pemprov Papua.
(epi/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (7 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Kamis, 23/02/2012 10:45 WIB
Harga BBM Naik Rp 1.500, Pemerintah Hemat Rp 57 Triliun -
Kamis, 23/02/2012 11:41 WIB
BI: BBM Naik Rp 1.500, Inflasi Bisa di Atas 5,5% -
Kamis, 23/02/2012 10:42 WIB
Wah! Dalam 2 Bulan Sudah Ada 39 PNS Pajak Kena Hukuman -
Kamis, 23/02/2012 11:28 WIB
Melonjak 167%, Laba Indo Tambangraya Hampir Rp 5 Triliun -
Kamis, 23/02/2012 11:48 WIB
Borong OWK Rp 1 Triliun, Dian Swastatika Calon Pemegang Saham Smartfren
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 22/02/2012 - 13:45
Ini Dia Daftar Gaji Baru PNS, Anggota TNI & Polri -
Kamis, 23/02/2012 - 11:27
Jero: Kenaikan Harga BBM Muncul dari Aspirasi Masyarakat -
Kamis, 23/02/2012 - 11:25
Siap-siap! Pemerintah Usulkan Harga BBM Naik Rp 500-1.500 -
Rabu, 22/02/2012 - 18:26
Bensin Premium Harusnya Naik Jadi Rp 6.500/Liter -
Kamis, 23/02/2012 - 11:14
Kwik Kian Gie: Utang Indonesia Rp 1.800 Triliun Hasil Nipu
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com







Sending your message


---125x125.gif)

