Berita Lain
-
Rabu, 08/02/2012 10:28 WIB
Meloncat 159%, Saham PGLI Disuspen BEI -
Rabu, 08/02/2012 09:36 WIB
Bursa Global Positif, IHSG Stagnan -
Rabu, 08/02/2012 08:18 WIB
Rekomendasi Saham
IHSG Bisa Merayap Naik Perlahan -
Rabu, 08/02/2012 06:50 WIB
Wall Street Menguat Tipis dalam Transaksi Minim -
Selasa, 07/02/2012 21:25 WIB
Pemerintah Was-was Jadi Minoritas di Adhi Karya -
Selasa, 07/02/2012 17:05 WIB
INTA Targetkan Jual 650 Truk Asal China
Indeks Berita
Rumor Saham
Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 863.000
-
Rp 1,418.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Selasa, 07-02-2012 15:30 WIB
Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
Posted by: kaptenDF
Selasa, 10/11/2009 16:51 WIB
Rupiah Tertolong Data PDB
Nurul Qomariyah - detikFinance
Pada perdagangan Selasa (10/11/2009), rupiah ditutup di level 9.430 per dolar AS, melemah tipis dibandingkan penutupan kemarin di level 9.415 per dolar AS.
Namun posisi rupiah pada penutupan ini lebih baik ketimbang saat intraday yang sempat menembus 9.465 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi setelah BPS mengumumkan pertumbuhan PDB Indonesia sebesar 4,2% pada triwulan III-2009, atau lebih baik dari ekspektasi analis..
Di pasar regional, dolar AS juga hanya bergerak tipis setelah kemarin melemah atas mayoritas mata uang global.
Euro melemah ke 1,4979 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4994 dolar. Dolar AS melemah atas yen ke posisi 89,85 yen, dibandingkan sebelumnya di level 89,95 yen.
Ekonom Bank Danamon Anton Hendranata mengatakan, perkembangan data AS yang lebih buruk dari perkiraan pasar menyebabkan melemahnya dolar AS terjadap mata uang negara-negara maju. Seiring dengan hal tersebut, rupiah sempat menguat ke 9.415 per dolar AS pada penutupan perdagangan kemarin.
"Perkembangan politik seperti kasus KPK dalam seminggu terakhir ini cukup menarik perhatian, namun belum terlihat mempengaruhi pergerakan rupiah secara signifikan. Rupiah tertolong oleh pelemahan dolar AS terhadap negara-negara maju dan Asia," jelas Anton dalam ikhtisar perekonomian Mingguan Bank Danamon.
(qom/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berita Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 07:25 WIB
Bangun Jembatan Rp 100 Triliun, Tomy Winata Dekati BUMN China -
Rabu, 08/02/2012 10:45 WIB
Wah! Pertamina Untung Rp 24,6 Triliun di 2011, Naik 40% -
Rabu, 08/02/2012 12:31 WIB
Dirut BTN Curhat ke DPR Soal Kisruh Bunga KPR Subsidi -
Rabu, 08/02/2012 11:40 WIB
Dirut Merpati: Dahlan Iskan Tak Izinkan Saya Mundur -
Rabu, 08/02/2012 12:01 WIB
Dirut: 2011 Tahun Terburuk dalam Hidup Merpati
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 - 10:14
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Rabu, 08/02/2012 - 08:50
Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas -
Rabu, 08/02/2012 - 12:15
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Rabu, 08/02/2012 - 09:25
JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM -
Rabu, 01/02/2012 - 15:26
Muhaimin: Buruh Blokir Jalan, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message

---125x125.gif)

