Berita Lain
-
Selasa, 07/02/2012 14:57 WIB
DKI Terbitkan Obligasi Rp 1,7 Triliun, Pemda Lain Menyusul -
Selasa, 07/02/2012 14:43 WIB
Garuda Datangkan Lagi 3 Pesawat Baru di Februari 2012 -
Selasa, 07/02/2012 13:32 WIB
Obligasi Ajarkan Pemda Tingkatkan Pengelolaan Keuangan -
Selasa, 07/02/2012 12:12 WIB
Buka Tahun 2012, Obligasi Rp 10 Triliun Siap Meluncur -
Selasa, 07/02/2012 12:09 WIB
Sesi I
Saham Unggulan Kena Ambil Untung, IHSG Turun 37 Poin -
Selasa, 07/02/2012 10:30 WIB
Perusahaan Tommy Soeharto Pailit di Singapura
Indeks Berita
Rumor Saham
Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,418.000
-
Rp 863.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Selasa, 07-02-2012 15:30 WIB
Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
Posted by: kaptenDF
Senin, 09/11/2009 20:19 WIB
Garuda Capital Urung Jadi Pembeli Siaga Rights Issue Bank Agroniaga
Whery Enggo Prayogi - detikFinance
Foto: dok.detikFinance
Setidaknya, sampai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berakhir beberapa saat lalu, hanya Dana Pensiun Perkebunan (Dapenbun) yang menyatakan sebagai standby buyer .
Menurut Direktur Utama AGRO Kemas M. Arief, persetujuan penerbitan rights issue oleh pemegang saham hari ini, tidak dihadiri pihak Garuda Capital.
"Yang hadir hanya Dapenbun, Garuda Capital tidak hadir. Kabar mereka ingin jadi salah satu pemegang saham mayoritas, hanya isu," kata Kemal di kantornya Plaza GR,I Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Senin (8/11/2009).
Ditambahkannya, memang Garuda pernah mengirimkan surat kepada perseroan, dan menyatakan niatnya menjadi pemegang saham mayoritas. Namun niat tidak terealisasi karena waktu yang sangat sempit.
"Mereka (Garuda Capital) kirim surat sekitar 1 minggu lalu dan minta bertemu kita, untuk bertanya berapa harga rights issue AGRO. Tapi karena waktunya tidak sempat," ujarnya.
Kemas menambahkan, jika Garuda Capital menginginkan saham baru AGRO maka bisa membelinya di pasar saham.
Sebelumnya, PT Garuda Capital Investama berniat menjadi salah satu pemegang saham mayoritas AGRO. Hal itu dilakukan mereka dengan menjadi pembeli siaga (standby buyer ), terkait dengan rights issue AGRO yang dilaksanakan Senin (9/11/2009) ini.
Garuda Capital bahkan telah menyiapkan dana US$30 juta untuk menjadi pembeli siaga rights issue AGRO. "Ini menunjukkan kami serius mengembangkan jasa keuangan dan pasar modal di Indonesia," terang Direktur Utama Garuda Capital Abraham Leo dalam keterangan publiknya.
Senin (9/11/2009) malam ini, seluruh pemegang saham AGRO sepakat akan rencana rights issue sebesar Rp 104 miliar oleh direksi AGRO. Penawaran terbatas ini dilakukan melalui mekanisme Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
"Penerbitan HMTED sebanyak-banyaknya 1.040.632.622 saham biasa, dengan nilai nominal Rp 100," terang Corporate Secretary AGRO Irawan Nur Kustanto seusai RUPSLB bersama pemegang saham.
Rights issue yang ditawarkan, mempunyai harga pelaksanaan Rp 100 untuk setiap saham, dan nilai yang akan diperoleh perseroan sebesar Rp 104,63 miliar.
(wep/dnl)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Selasa, 07/02/2012 11:23 WIB
Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara -
Selasa, 07/02/2012 14:41 WIB
Yawadwipa Beli Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun Seperti Lelucon -
Selasa, 07/02/2012 11:44 WIB
Pendirian Yawadwipa Dapat Dukungan Gita Wirjawan -
Selasa, 07/02/2012 11:52 WIB
Beli Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun, Kantor Yawadwipa Tak Ada 'Tanda Kehidupan' -
Selasa, 07/02/2012 13:53 WIB
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Komentar Terpopuler
-
Selasa, 07/02/2012 - 15:39
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Selasa, 07/02/2012 - 14:54
Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas -
Selasa, 07/02/2012 - 07:48
Sofjan Wanandi Curhat Soal Demo Buruh di Ultah Apindo -
Sabtu, 04/02/2012 - 11:30
JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM -
Rabu, 01/02/2012 - 15:26
Muhaimin: Buruh Blokir Jalan, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message


---125x125.gif)

