Berita Lain
-
Kamis, 09/02/2012 16:11 WIB
BI Rate Turun, IHSG Cuma Berkurang Sedikit -
Kamis, 09/02/2012 13:35 WIB
Rupiah Melemah 0,28% atas Dolar AS Selama Januari -
Kamis, 09/02/2012 12:25 WIB
Lunasi Utang, Indofood Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun -
Kamis, 09/02/2012 12:08 WIB
Sesi I
IHSG Melemah 33 Poin Akibat Aksi Ambil Untung -
Kamis, 09/02/2012 11:36 WIB
Jual Menara, Indosat dapat 5% Saham Tower Bersama -
Kamis, 09/02/2012 10:43 WIB
Resources Alam Caplok 4 Tambang Batubara di Kalimantan
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 600.000
-
Rp 1,408.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Kamis, 09-02-2012 18:13 WIB
Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas
Posted by: kaptenDF
Jumat, 06/11/2009 16:53 WIB
3 Pengendali DOID Lepas Seluruh Kepemilikan Rp 8,264 Triliun
Indro Bagus SU - detikFinance
(foto: dok detikFinance)
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti dikutip detikFinance, Jumat (6/11/2009), transaksi tutup sendiri (crossing) telah dilakukan 15 menit sebelum penutupan pasar. Sebanyak 3 broker telah memfasilitasi penjualan raksasa tersebut.
Total jumlah saham yang dipindahtangankan mencapai 12 juta lot atau setara dengan 6 miliar (88,36%) saham DOID. Jumlah itu identik dengan jumlah saham yang dimiliki oleh Lion, Amicorp dan Credence.
PT Danareksa Sekuritas (OD) memfasilitasi transaksi jual 2.764.315 lot atau setara dengan 1,382 miliar (20,35%) saham DOID pada harga Rp 1.350 per saham. PT Semesta Indovest (MG) memfasilitasi transaksi jual 4.035.685 lot atau setara dengan 2,017 miliar (29,71%) saham DOID pada harga Rp 1.350 dan Rp 1.400 per saham.
Terakhir, PT CLSA Indonesia (KZ) memfasilitasi transaksi jual 5.200.000 lot atau setara dengan 2,6 miliar (38,28%) saham DOID pada harga Rp 1.400 per saham.
Sebanyak 4 broker tercatat menjadi pembeli atas transaksi tersebut, yakni tiga broker yang disebut di atas ditambah PT Bahana Securities (DX) yang ikutan membeli 26.556 lot atau 13,278 juta (0,19%) saham DOID pada harga Rp 1.400. DX membeli saham DOID tersebut dari KZ.
Dari penjualan 88,36% saham DOID senilai Rp 8,264 triliun tersebut, investor asing melakukan pembelian sebesar Rp 8,219 triliun. Sisanya sebesar Rp 44,938 miliar dibeli oleh investor lokal.
Transaksi penjualan 88,38% saham DOID ini sangat mengejutkan. Sebab, semula hanya Credence Trust yang terdengar kabar akan melakukan penjualan 23,85% saham DOID. Rupanya, dua pengendali DOID lainnya, Lion dan Amicorp juga ikutan melepas seluruh kepemilikan sahamnya dari DOID.
Berdasarkan data pemegang saham DOID per 30 September 2009, Lion Trust memiliki 1.527.842.669 (22,5%) saham DOID, Amicorp Trustees sebanyak 1.527.842.669 (22,5%) dan Credence Trust memiliki 2.944.314.662 (43,36%) saham DOID. Totalnya sebanyak 6 miliar saham (88,36%) dari total saham DOID sebanyak 6.790.411.880 saham.
Seluruh 88,36% saham tersebut disimpan dalam rekening kustodian di CLSA Singapore Pte Ltd.
Struktur pemegang saham di atas pun baru terbentuk setelah restrukturisasi kepemilikan saham Benny Wiransa, Edy Suwarno dan PT Texta Indonesia pada 10 September 2009. Benny semula menguasai 26,09% saham DOID, Edy Suwarno sebanyak 7,52% dan PT Texta Indonesia sebanyak 49,02%.
Namun ketiganya melakukan restrukturisasi dan menempatkan saham-sahamnya di Lion, Amicorp dan Credence, dengan komposisi baru seperti di atas.
Hingga saat ini belum jelas alasan penjualan seluruh kepemilikan saham Lion, Amicorp dan Credence senilai Rp 8,264 triliun tersebut. Manajemen perseroan pun mengaku belum mengetahui detil transaksi tersebut.
"Kita belum dapat informasi dari pemegang saham soal penjualan sebesar itu. Nanti akan kami cek dulu dengan pemegang saham," ujar Direktur DOID, Ricardo Suhendra Wirjawan saat dihubungi detikFinance.
(dro/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 12:04 WIB
Awas! Polisi Bakal Kawal Sensus Pajak -
Jumat, 10/02/2012 06:52 WIB
Bunga Deposito Bank BUMN Turun Paling Banyak -
Kamis, 09/02/2012 11:27 WIB
Diremehkan Tawar Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun, Ini Jawaban Bos Yawadwipa -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km -
Kamis, 09/02/2012 19:11 WIB
Gawat! Banyak Maling, Hanya 14% BBM Subsidi Tepat Sasaran
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 17:26
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 21:02
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 16:33
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Kamis, 09/02/2012 - 13:57
Dahlan Iskan Bakal 'Hilangkan' 20 BUMN
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message


---125x125.gif)

