Berita Lain
-
Rabu, 08/02/2012 18:16 WIB
Agus Marto: Investor Jangan Anggap Selalu akan Bawa Uang -
Rabu, 08/02/2012 18:01 WIB
Pemerintah Janjikan Kredit Petani Rp 368,1 Miliar -
Rabu, 08/02/2012 17:23 WIB
AS Gelontorkan Rp 135 Miliar Bantu Produksi Pangan RI -
Rabu, 08/02/2012 15:18 WIB
PPATK Mulai Telusuri Rekening Mencurigakan di Perusahaan -
Rabu, 08/02/2012 15:14 WIB
10 Negara Paling Buruk untuk Investor -
Rabu, 08/02/2012 14:15 WIB
Oknum PNS Lakukan Transaksi Mencurigakan Hingga Rp 8 Miliar di 10 Bank
Indeks Berita
Rumor Saham
Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 862.000
-
Rp 1,419.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 08-02-2012 15:12 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan
Posted by: kaptenDF
Kamis, 02/07/2009 17:14 WIB
Pertamina Serap DME 1,7 Juta Ton per Tahun
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Foto: dok Detikcom
Proyek tersebut merupakan kerja sama antara PT Pertamina dengan AME dimana Bahana Securities ditunjuk sebagai financial advisor AME. Pertamina dan AME akan membangun pabrik gasifikasi batu bara menjadi methanol dan kemudian diubah menjadi DME.
"Pabrik gasifikasi tersebut rencananya akan dibangun di Pranap, Riau," demikian dikutip dari siaran pres Bahana Securities yang dikutip detikFinance, Kamis (2/7/2009).
Untuk tahap awal kerja sama pengadaan DME, AME rencananya akan membangun pabrik yang mengubah Methanol menjadi DME di Eretan, Jawa Barat dengan kapasitas 840 juta ton DME per tahun senilai US$ 227 juta. Seluruh hasil produksi tersebut akan digunakan oleh Pertamina. Selain di Cerebon, ke depannya AME juga akan membangun pabrik lainnya di daerah Gresik, Jawa Timur.
DME merupakan produk subsititusi LPG yang pertama hadir di Indonesia. Di negara-negara maju, produk alternatif pengganti LPG ini telah digunakan sebagai salah satu bahan bakar alternatif untuk transportasi dan kebutuhan rumah tangga.
DME adalah suatu produk energi alternatif yang berbahan bahan baku methanol ini dapat diperoleh daro berbagai macam sumber energi utama sepertti gas alam, batubara, minyak bumi, bio mass yang diolah dan dikonvesrsi menjadi DME. Seperti halnya LPG, DME iuni berbentuk liquid sehingga sangat mudah untuk didistribusikan kepada para pengguna.
(epi/lih)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 20:33 WIB
Dahlan Iskan Bakal 'Hilangkan' 20 BUMN -
Rabu, 08/02/2012 17:33 WIB
Naik 3%, Ini Daftar Baru Gaji Pejabat & Karyawan BI -
Jumat, 03/02/2012 12:33 WIB
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf -
Rabu, 08/02/2012 07:25 WIB
Bangun Jembatan Rp 100 Triliun, Tomy Winata Dekati BUMN China -
Rabu, 08/02/2012 14:15 WIB
Oknum PNS Lakukan Transaksi Mencurigakan Hingga Rp 8 Miliar di 10 Bank
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 - 22:50
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Rabu, 08/02/2012 - 12:15
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Selasa, 07/02/2012 - 12:19
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Senin, 06/02/2012 - 15:10
Amankan Subsidi, Cukup Naikkan BBM Rp 1.000!
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message


---125x125.gif)

