Berita Lain
-
Rabu, 08/02/2012 11:20 WIB
Agus Marto Segera Bayar Utang ke Operator Suramadu Rp 46 Miliar -
Rabu, 08/02/2012 10:45 WIB
Wah! Pertamina Untung Rp 24,6 Triliun di 2011, Naik 40% -
Rabu, 08/02/2012 09:56 WIB
Foke: Dicabutnya Larangan Minimarket Kesepakatan Bersama -
Rabu, 08/02/2012 07:25 WIB
Bangun Jembatan Rp 100 Triliun, Tomy Winata Dekati BUMN China -
Selasa, 07/02/2012 19:16 WIB
Pernah Usul Tutup Merpati, Dahlan Iskan Kini Balik Dukung -
Selasa, 07/02/2012 18:45 WIB
Dahlan Iskan: Dirut Merpati Ingin Mundur karena Tak Dipercaya
Indeks Berita
Rumor Saham
Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,418.000
-
Rp 863.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Selasa, 07-02-2012 15:30 WIB
Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
Posted by: kaptenDF
Senin, 29/06/2009 13:39 WIB
Turki Tawari RI Pasar Ekspor Bersama ke Negara Eropa
Suhendra - detikFinance
Foto: Reuters
"Kita juga harus memperluas ekspor impor, dan juga bukan hanya investasi di negara masing-masing bisa juga kita joint operation di negara ketiga, ini bisa berhasil sebenarnya," kata kata Menteri Negara Turki Zafer Caglayan dalam pemaparannya di Forum Bisnis Indonesia-Turkdi, di Hotel Grand Hyatt, Senin (29/6/2009).
Saat ini Turki akan menjadi anggota tetap dari Uni Eropa. Menurut Caglayan, keanggotaan itu akan berdampak pada peraturan cukai dari Uni Eropa yang akan meliberalisasi pasar antar anggotanya.
"Seluruh Investasi asing bisa memanfaatkan keuntungan di negara sendiri dan dibebaskan dari beberapa regulasi dan juga Indonesia investasi di Indonesia dengan nol kepabeanan. Bisa menyebarluaskan di pasar Eropa. Kami memiliki sistem liberalisme, bebas untuk bea cukai untuk eropa," jelasnya panjang lebar.
Ia menambahkan, iklim investasi di Turki penuh dengan banyak insentif yang siap diberikan kepada para investor termasuk dari Indonesia. Ia mencontohkan untuk investasi di kawasan tertentu akan mendapat keringanan pajak, juga keringanan tanggungan jaminan sosial tenaga kerja.
"Anda mendapatkan insentif investasi dari negara ada kawasan tertentu, tenaga kerja kita juga murah," ucapnya.
Sementara itu Ketua Kadin MS Hidayat mengatakan selain kerjasama perdagangan kedua negara, pihak pengusaha Indonesia mengharapkan para investor Turki bisa masuk dalam investasi bidang minyak dan gas.
"Dari US$ 2,1 miliar (volume ekspor kedua negara), kita yang menang, atau surplus," ucapnya.
Pengusaha Turki Kumpul di Jakarta
Para pengusaha dan perwakilan pemerintahan dan parlemen Turki berkumpul di Jakarta dalam rangka Forum Bisnis Indonesia-Turki. Kedua negara akan membicarakan peningkatan perdagangan dan investasi.
"Delegasi Turki ini ada 65 pengusaha dan beberapa anggota parlemen dalam rangka bisnis forum Indonesia-Turki, yang dipimpin oleh menteri perdagangannya," kata Ketua Umum Kadin Indonesia MS Hidayat.
Menurut Hidayat, hubungan perdagangan kedua negara selama 10 tahun terakhir terus meningkat terutama setelah dibentuk bisnis forum kedua negara. Ia menggambarkan nilai volume perdagangan kedua negara pada tahun 1998 lalu hanya mencapai US$ 200 juta, namun pada tahun 2008 telah tembus hingga US$ 2 miliar.
Rencananya, Indonesia melalui Kadin akan menawarkan kerjasama bidang pariwisata kepada pihak Turki, agar negara di perbatasan Eropa dan Asia itu bisa meningkatkan kunjungan wisatawannya ke Indonesia.
"Kenapa tidak datangkan turis ke mari? tapi mereka akan bicarakan masalah ini dalam forum ini," jelasnya.
Hidayat menambahkan, mengatakan selama ini ekspor Indonesia ke Turki berkembang di bidang tekstil dan makanan. Untuk itu ia mengharapkan agar Turki bisa meningkatkan investasinya ke Indonesia.
(hen/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Berita Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 07:25 WIB
Bangun Jembatan Rp 100 Triliun, Tomy Winata Dekati BUMN China -
Rabu, 08/02/2012 09:41 WIB
Ekspor Ikan Hias di 2012 Masih Cantik -
Rabu, 08/02/2012 08:30 WIB
Tomy Winata Yakin Signature Tower Bisa 'Libas' Twin Tower Petronas -
Rabu, 08/02/2012 09:56 WIB
Foke: Dicabutnya Larangan Minimarket Kesepakatan Bersama -
Selasa, 07/02/2012 18:45 WIB
Dahlan Iskan: Dirut Merpati Ingin Mundur karena Tak Dipercaya
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 - 10:14
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Rabu, 08/02/2012 - 08:50
Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas -
Rabu, 08/02/2012 - 10:08
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Rabu, 08/02/2012 - 09:25
JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM -
Rabu, 01/02/2012 - 15:26
Muhaimin: Buruh Blokir Jalan, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message

---125x125.gif)

