Berita Lain
-
Kamis, 09/02/2012 17:35 WIB
Pemda Sulsel Dituding Tak Becus Garap Potensi Ekonomi Bahari -
Kamis, 09/02/2012 17:18 WIB
Pengusaha Ritel Bantah Minimarket Makin Menjamur di Jakarta -
Kamis, 09/02/2012 16:46 WIB
PT Pos Siap Kirim 245.000 Surat & 16.000 Paket di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 15:46 WIB
Ical Sindir Pemerintah Soal Ekonomi RI Belum Merata -
Kamis, 09/02/2012 15:37 WIB
Awas! Ritel Asing Pakai Perusahaan Lokal Sebagai 'Boneka' -
Kamis, 09/02/2012 13:51 WIB
7 Gubernur Siap Realisasikan Surplus 10 Juta Ton Beras, Tapi...
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 600.000
-
Rp 1,408.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Kamis, 09-02-2012 18:13 WIB
Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas
Posted by: kaptenDF
Senin, 29/06/2009 07:04 WIB
Pertamina plus 30 Raksasa Migas Rebutkan Blok Migas Irak
Nurul Qomariyah - detikFinance
Irak akan segera menentukan siapa perusahaan minyak yang akan memenangkan kontrak untuk mengembangkan ladang migasnya, 4 dekade setelah Saddam Hussein menasionalisasi infrastruktur energi negara tersebut.
Sebanyak 31 perusahaan minyak besar telah memasukkan penawaran untuk mengembangkan 6 blok minyak raksasa dan 2 ladang gas di Irak. Cadangan minyak blok yang ditenderkan mencapai 43 miliar barel yang terletak di kawasan Selatan dan Utara Irak. Sementara ladang gas terletak di Barat dan Timur Laut Baghdad.
"Tujuan utama kami adalah untuk meningkatkan produksi minyak kami dari 2,4 juta barel per hari menjadi lebih dari 4 juta barel dalam 5 tahun ke depan," ujar Menteri Perminyakan Irak, Hussein al-Shahristani dalam wawancaranya dengan televisi Irak, seperti dikutip dari AFP, Senin (29/6/2009).
Meningkatkan produksi hingga level tersebut, menurut dia, berarti menambah pemasukan Irak hingga US$ 1,7 triliun dalam 20 tahun mendatang. Dari nilai tersebut, hanya US$ 30 miliar yang akan diterima perusahaan yang berhasil mengeduk minyak.
"Ini adalah jumlah besar yang akan mendanai proyek-proyek infrastruktur di Irak, termasuk sekolah, jalan raya, bandara udara, perumahan, rumah sakit," ujarnya.
Rencananya, kementerian perminyakan Irak akan mengumumkan siapa pemenang tender tersebut pada Senin, 29 Juni 2009. Namun badai menyebabkan penundaan pengumuman tersebut.
"Cuaca buruk menyebabkan perwakilan dari perusahaan minyak dan media tak bisa mendarat di Baghdad, sehingga kami memutuskan untuk menundanya selama 1 hari," ujar juru bicara kementerian perminyakan Irak, Assem Jihad.
Berikut 31 perusahaan yang mengikuti tender tersebut:
- BHP Billiton Petroleum Pty Ltd.(Australia)
- BP Exploration Operating Co. (Inggris)
- Chevron Corp. (AS)
- CNOOC Ltd. (China)
- CNPC International Ltd. (China)
- ConocoPhillips (AS)
- Edison SpA (Italia)
- Eni Medio Oriente SpA (Itala)
- ExxonMobil Iraq Ltd. (AS)
- Hess Corp. (AS)
- INPEX Corp. (Jepang)
- Japex (Japan Petroleum Exploration Co., Ltd.) (Jepang)
- JSC Gazprom Neft R(Rusia)
- Korea Gas Corp. (Kogas) (Korsel)
- JSC Lukoil (Rusia)
- Maersk Olie og Gas AS (Denmark)
- Marathon International Petroleum Turquesa Ltd. (AS)
- Nexen Inc. (Kanada)
- Nippon Oil Corp. Japan
- Occidental Petroleum Corp. (AS)
- ONGC Videsh Ltd. (India)
- PT Pertamina (Persero) (Indonesia)
- PETRONAS Carigali Sdn Bhd (Malaysia)
- Repsol Exploracion SA (Spanyol)
- Shell (Inggris-Belanda)
- Sinochem Corp. (China(
- Sinopec International Petroleum (China)
- StatoilHydro ASA (Norwegia)
- Total SA (Prancis)
- Turkish Petroleum Corp. (TPAO) (Turki)
- Woodside Petroleum Ltd. (Australia).
Sementara ladang minyak dan gas yang ditenderkan adalah:
- Rumaila: produksi 1.020.000 bph, cadangan 17,7 juta barel
- Kirkuk: produksi 415.000 bph, cadangan 7,9 juta barel
- West Qurna: produksi 279.000 bph, cadangan 8,5 juta barel
- Zubair: produksi 227.000 bph, cadangan 4 juta barel
- Bai Hassan: produksi 170.000 bph, cadangan 2,4 juta barel
- Maysan: produksi 100.000 bph, cadangan 2,6 juta barel.
Ladang gas
- Akkas: cadangan 2,1 triliun kaki kubik
- Mansuriya: cadangan 4,1 triliun kaki kubik.
(qom/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Jumat, 10/02/2012 08:38 WIB
Bangkrut, Kodak Stop Produksi Kamera -
Jumat, 10/02/2012 07:54 WIB
Daftar Suku Bunga Kredit Terbaru, KPR BCA Masih Juara Termurah -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km -
Jumat, 20/01/2012 12:23 WIB
Kodak Moment: Ditinggal Bunuh Diri, Berjaya Hingga Akhirnya Bangkrut -
Kamis, 09/02/2012 15:59 WIB
Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 17:26
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 21:02
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 16:33
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Kamis, 09/02/2012 - 13:57
Dahlan Iskan Bakal 'Hilangkan' 20 BUMN
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message

---125x125.gif)

