Berita Lain
-
Rabu, 08/02/2012 14:15 WIB
Oknum PNS Lakukan Transaksi Mencurigakan Hingga Rp 8 Miliar di 10 Bank -
Rabu, 08/02/2012 13:55 WIB
53 PNS Calon Pejabat Punya Transaksi Mencurigakan -
Rabu, 08/02/2012 13:39 WIB
Kepala PPATK Sedih Rekening Gendut PNS Tak Digubris Hukum -
Rabu, 08/02/2012 13:37 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan -
Rabu, 08/02/2012 12:10 WIB
Temui Boediono, Pengusaha AS Minta Kepastian Usaha -
Rabu, 08/02/2012 12:02 WIB
SBY Rapat Terbatas Bahas Kinerja BUMN
Indeks Berita
Rumor Saham
Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,418.000
-
Rp 604.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 08-02-2012 15:12 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan
Posted by: kaptenDF
Selasa, 23/06/2009 11:38 WIB
Pajak Rokok Daerah Harus Diterapkan Secepatnya
Wahyu Daniel - detikFinance
Industri rokok rumahan (dok detikFinance)
Hal tersebut disampaikan Peneliti Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Lembaga Demografi FEUI Abdillah Ahsan dalam acara 'Sumbang Saran LSM pada Kebijakan Cukai Tembakau di Indonesia' di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (23/6/2009).
"Pajak rokok daerah telah disepakati oleh DPR dan Pemerintah. Namun ditentang oleh industri rokok dengan mengajukan penundaan penerapan hingga 1 Januari 2014 dengan alasan perlu menghitung kembali harga jual dan kekuaran keuangan industri. Lembaga Demografi mendesak agar DPR dan Pemerintah memberlakukan segera pajak rokok daerah yang telah disepakati," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk mengendalikan konsumsi rokok melalui road map cukai hasil tembakau dan pajak rokok daerah.
Selain itu, Lembaga Demografi juga mendesak pemerintah meningkatkan dukai rokok sampai tingkat yang diperbolehkan UU No.39 tahun 2007 yaitu sebesar 57% dari Harga Jual Eceran (HJE).
Di tempat yang sama, Ketua Koordinasi Pengendalian Tembakau Farid Anfasa Moelok mengatakan pemerintah harus berusaha keras membuat kebijakan untuk mengurangi konsumsi rokok di Indonesia untuk kesehatan masyarakat.
"Pengeluaran rumah tangga untuk rokok mencapai 7,47% sampai 9,1%, dan kebanyakan justru rumah tangga miskin," ujarnya.
Farid mengatakan pada tahun 2005 biaya untuk membeli rokok masyarakat Indonesia mencapai Rp 103,5 triliun dengan perhitungan 230 miliar batang dikali Rp 450.
"Pada 2001, biaya konsumsi tembakau di Indonesia mencapai Rp 127,4 triliun, itu 7,5 kali lipat lebih besar dari penerimaan cukai tembakau yang sebesar Rp 16,5 triliun," papar Farid.
Pada 2005, total biaya yang hilang akibat konsumsi rokok di Indonesia mencapai US$ 4,87 miliar.
"Bayangkan di 2001 sebanyak 427.948 jiwa atau (22,5%) orang meninggal karena rokok," tandas Farid.
(dnl/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 14:15 WIB
Oknum PNS Lakukan Transaksi Mencurigakan Hingga Rp 8 Miliar di 10 Bank -
Rabu, 08/02/2012 13:55 WIB
53 PNS Calon Pejabat Punya Transaksi Mencurigakan -
Rabu, 08/02/2012 13:37 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan -
Rabu, 08/02/2012 13:39 WIB
Kepala PPATK Sedih Rekening Gendut PNS Tak Digubris Hukum -
Rabu, 08/02/2012 14:11 WIB
Pemerintah Pede Bunga KPR Subsidi 7%, Serapan Rumah Naik 10%
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 - 10:14
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Rabu, 08/02/2012 - 14:51
Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas -
Rabu, 08/02/2012 - 12:15
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Rabu, 08/02/2012 - 09:25
JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM -
Rabu, 01/02/2012 - 15:26
Muhaimin: Buruh Blokir Jalan, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message

---125x125.gif)

