Berita Lain
-
Senin, 16/01/2012 07:26 WIB
Wawancara Khusus (2)
MS Hidayat: Perlu Ada Orang Seperti Tommy Kembangkan Mobnas -
Senin, 16/01/2012 06:54 WIB
Wawancara Khusus (1)
MS Hidayat Blak-blakan Soal Ambisi Mobnas Indonesia -
Senin, 09/01/2012 08:14 WIB
Wawancara Suhu Yo
Tahun Naga Air, Tahun Bisnis Susah Mengalir -
Jumat, 02/12/2011 07:03 WIB
Wawancara Deputi Gubernur BI:
Membedah Wajah Perbankan RI di 2012 -
Jumat, 30/09/2011 13:30 WIB
Wawancara CEO Stanchart Indonesia
Indonesia Punya Bank Terbaik dan Tahan Krisis -
Selasa, 09/08/2011 14:19 WIB
Wawancara Dirjen Bea Cukai
Setoran Bakal Seret, Bea Cukai Tutup Kebocoran
Indeks Berita
Rumor Saham
Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 862.000
-
Rp 1,419.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 08-02-2012 15:12 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan
Posted by: kaptenDF
Kamis, 18/06/2009 10:11 WIB
Wawancara Gapprindo
Industri Rokok Kretek Memang Lebih Menggiurkan
Wahyu Daniel - detikFinance
Industri Rokok Rumahan (dok Detikcom)
Namun hal ini masih dinilai lumrah karena bisnis rokok kretek memang lebih menggiurkan ketimbang bisnis rokok putih. Sampai saat ini pangsa pasar rokok putih hanya stagnan di level 7 persen dan tidak mengalami peningkatan signifikan.
Berikut petikan wawancara detikFinance dengan Ketua Gabungan Pengusaha Rokok Putih Indonesia (Gapprindo) Muhaimin Moefti seputar akuisisi BAT terhadap Bentoel dan kondisi rokok di Indonesia saat ini. Wawancara dilakukan melalui sambungan telepon, Kamis (18/6/2009).
Mengenai akuisisi Bentoel oleh BAT bagaimana pendapat anda?
BAT sudah lama berada di Indonesia dan mereka hanya bergerak di rokok putih saja, sementara industri rokok putih itu begitu-begitu saja, market share-nya hanya 7%. Jadi karena yang berkembang adalah rokok kretek, maka BAT melihat akuisisi Bentoel sebagai business opportunity, apalagi Bentoel juga sudah mulai berkembang.
Apakah rencana ini sudah lama didengar asosiasi?
Jujur saya juga kaget mendengar berita ini.
Bagaimana tanggapan anda mengenai aturan rokok di Indonesia?
Industri ini selalu diserang dari segi regulasi. Saat ini dari segi periklanan saja sudah mulai diusik-usik, lalu ada lagi aturan mengenai pajak rokok. Namun kami industri selalu mengikuti aturan yang berlaku. Tapi seperti PP No. 19/2003 tentang Pengamanan Rokok bagi Kesehatan ternyata belum sempurna, belum ada perlindungan anak-anak. Aturan ini harus di-improve daripada ada masalah. Kenapa tidak dibuat undang-undang yang komprehensif yang mencangkup aspek yang ada di industri ini. Jadi dalam setiap pembuatan aturan, seluruh stakeholder harus diikuti dalam proses ini.
Kalau mengenai rencana pelaksanaan pajak rokok di daerah, bagaimana tanggapan anda?
Saat ini di rokok sudah ada pungutan cukai dan juga PPN, kalau ada pajak rokok
daerah lagi maka itu merupakan pajak ganda.
Lalu bagaimana langkah industri saat ini?
Kita akan melakukan pembicaraan dengan pemerintah dan DPR untuk melihat apakah perlu penerapan pajak rokok ini.
Apa pengaruh pajak rokok ini bagi industri?
Pajak rokok itu dikenakan dari besaran cukai rokok, dan itu akan menambah harga rokok, kan dalam rancangan undang-undangnya dikatakan tarif maksimal untuk pajak rokok ini adalah 15% dari tarif cukai. Jadi bisa berbeda besarannya di tiap provinsi, itu akan sulit sebab rokok itu bergerak kemana-mana. Aturan pajak rokok ini akan menimbulkan distorsi.
(dnl/lih)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 20:33 WIB
Dahlan Iskan Bakal 'Hilangkan' 20 BUMN -
Rabu, 08/02/2012 17:33 WIB
Naik 3%, Ini Daftar Baru Gaji Pejabat & Karyawan BI -
Rabu, 08/02/2012 14:15 WIB
Oknum PNS Lakukan Transaksi Mencurigakan Hingga Rp 8 Miliar di 10 Bank -
Rabu, 08/02/2012 08:30 WIB
Tomy Winata Yakin Signature Tower Bisa 'Libas' Twin Tower Petronas -
Rabu, 08/02/2012 15:14 WIB
10 Negara Paling Buruk untuk Investor
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 08/02/2012 - 22:50
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Rabu, 08/02/2012 - 12:15
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Selasa, 07/02/2012 - 12:19
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Senin, 06/02/2012 - 15:10
Amankan Subsidi, Cukup Naikkan BBM Rp 1.000!
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message


---125x125.gif)

