Rabu, 8 Februari 2012
Find us on: feed rss facebook twitter
detik inet
    detikcom
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Finansial
  • Properti
  • Energi
  • Industri
  • Sosok
  • Peluang Usaha
  • Indeks
Pajak · Perencanaan Keuangan · Rumor Saham · Market Research · Foto · TV · Konsultasi
Trending Topic :   saham | Yawadwipa | Bank Mutiara | level Indeks | Tomy Winata | Yawadwipa Companies | Artha Graha | pemegang saham |
  • Wah! Pertamina Untung Rp 24,6 Triliun di 2011, Naik 40%
    Rabu, 08/02/2012 10:45 WIB

    Wah! Pertamina Untung Rp 24,6 Triliun di 2011, Naik 40%

  • Pemprov DKI akan Lakukan Pemutihan Izin Ribuan Minimarket Ilegal
    Rabu, 08/02/2012 11:59 WIB

    Pemprov DKI akan Lakukan Pemutihan Izin Ribuan Minimarket Ilegal

  • Dirut Merpati: Dahlan Iskan Tak Izinkan Saya Mundur
    Rabu, 08/02/2012 11:40 WIB

    Dirut Merpati: Dahlan Iskan Tak Izinkan Saya Mundur

  • Tomy Winata Yakin Signature Tower Bisa 'Libas' Twin Tower Petronas
    Rabu, 08/02/2012 08:30 WIB

    Tomy Winata Yakin Signature Tower Bisa 'Libas' Twin Tower Petronas

  • Bangun Jembatan Rp 100 Triliun, Tomy Winata Dekati BUMN China
    Rabu, 08/02/2012 07:25 WIB

    Bangun Jembatan Rp 100 Triliun, Tomy Winata Dekati BUMN China

  • Komisioner OJK Sepi Peminat, Agus Marto Optimistis Berjalan Lancar
    Rabu, 08/02/2012 10:06 WIB

    Komisioner OJK Sepi Peminat, Agus Marto Optimistis Berjalan Lancar

  • Tomy Winata 'Gusur' Automall SCBD Demi Gedung Pencakar Langit
    Rabu, 08/02/2012 06:58 WIB

    Tomy Winata 'Gusur' Automall SCBD Demi Gedung Pencakar Langit

  • Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
    Selasa, 07/02/2012 11:23 WIB

    Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara

  • Selasa, 07/02/2012 11:52 WIB

    Beli Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun, Kantor Yawadwipa Tak Ada 'Tanda Kehidupan'

Berita Lain

  • Jumat, 27/01/2012 07:20 WIB
    Korban Perampokan Ini Bangkit dan Sukses Berbisnis Alat Pertahanan
  • Kamis, 26/01/2012 07:43 WIB
    10 Kisah Orang-orang yang Sukses Besar Setelah Resign
  • Senin, 23/01/2012 10:57 WIB
    Mantan Pengguna Narkoba Ini Sukses Usaha Susu Beromzet Miliaran di Usia muda
  • Jumat, 20/01/2012 13:30 WIB
    Bisnis Turbin Laut Anak ITB
  • Selasa, 17/01/2012 07:19 WIB
    6 Penyebab Gagalnya Bisnis Waralaba
  • Senin, 16/01/2012 07:14 WIB
    Sticky, Memikat Pembeli dengan 'Show' Permen Hand Made

Indeks Berita

Rumor Saham

Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan

Peluang Usaha

Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Gb
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.

Sosok Dan Peristiwa

Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Gb
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
  • Hotel
  • Penerbangan

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rancang Perjalananmu di Sini

Info Promosi Travel
  • Hotel Primus Valencia
    splendia.com
    Rp 604.000
  • Nanyuan Inn
    english.ctrip.com
    Rp 1,418.000

Forum Finance register | login

Thread Pilihan
Selasa, 07-02-2012 15:30 WIB
Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
Posted by: kaptenDF
  • Hebat, Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
  • Lagi-lagi! Malaysia Ekspor Barang Bekas ke Indonesia

detikFinance » Peluang Usaha


Selasa, 07/04/2009 08:35 WIB
Menangkap Laba Kupu-kupu Palsu 
Suhendra - detikFinance


(Foto: Suhendra-detikFinance)
Jakarta - Kecantikan kupu-kupu banyak memberikan inspirasi. Tak hanya kupu-kupu hidup yang kepompongnya bernilai mahal, bisnis kupu-kupu palsu pun tak kalah serunya dalam menjaring laba.

Di Kota Malang tepatnya dikawasan Tepus Kaki, banyak ditemukan perajin pembuat miniatur hiasan kupu-kupu yang banyak memanfaatkan sampah bola bulu tangkis (shuttlecock).
 
Adalah Titik Murtini salah seorang perajin pembuat kupu-kupu buatan (bros dan asesoris), memulai usaha kerajianan kupu-kupu buatan sejak tahun 2004 lalu. Ia terbilang cukup berhasil mengembangkan bisnis ini hingga produk kupu-kupu buatannya mampu menembus pasar ekspor.

Ide kreatif ini tidak hanya menghasilkan kepuasan batin sendiri bagi sang kreatornya, namun bisa juga mendatangkan rupiah yang menjanjikan.
 
Awalnya tidak ada yang menyangka sampah shuttlecock yang dibuang sia-sia justru bisa diolah menjadi produk-produk yang indah dan memiliki nilai tambah yang tinggi bahkan berdaya saing ekspor di pasar internasional.
 
Hingga kini setidaknya produk kupu-kupunya sudah melanglang buana ke seantero dunia, mulai dari pasar Eropa, Amerika, Asia. Misalnya saja untuk pasar Amerika produk kupu-kupunya cukup laris di Kolombia, Meksiko, untuk Asia cukup diminati di Thailand, Malaysia. Harga yang dijual pun cukup kompetitif dan terbilang murah misalnya untuk pasar Eropa ia menjual untuk satu kupu-kupu buatannya hanya 1 euro.
 
"Produk saya ini sudah keliling dunia," kata Lilik kepada detikFinance akhir pekan lalu.
 
Pasar ekspor adalah awal produksnya dikenal. Ketika itu beberapa rekannya yang ke luar negeri membawa contoh produk kupu-kupunya. Alhasil, respons pasar cukup mencengangkan, semua produknya ludes terjual.

Mulai dari situlah ia mulai percaya diri untuk ekspansi ke pasar-pasar lainnya seperti Amerika di Meksiko dan Kolombia. Tak tanggung-tanggung, Lilik bukan hanya mendapat keuntungan menjual kupu-kupu, namun status mendapat menantu kebangsaan Meksiko pun diraihnya.
 
Mantan karyawan disain interior ini, terus mengembangkan usahanya dengan membuat terobosan-terobosan baru, misalnya mencari bahan baku alternatif dan mengembangkan bentuk-bentuk miniatur hiasan di luar kupu-kupu. Hasilnya, sangat luar biasa, para pembeli semakin tertarik dengan produknya.
 
"Saya juga kembangkan diluar suttlecock, dari daun juga, stocking, kain perca. Selain kupu-kupu, semua serangga dan binatang saya buat, capung, burung ,kelelawar dan lain-lain," jelasnya.
 
Bicara soal hitungan-hitungan modal, terjun ke bisnis ini sangat menjanjikan, selain modal yang kecil dengan hasil menjanjikan, juga produk-produknya cukup tahan lama. Lilik menjelaskan, dari modal satu karung limbah suttlecock yang harga satu karungnya hanya Rp 50.000 bisa ia sulap menjadi 3000 buah kupu-kupu buatan dengan berbagai ukuran.

Harga satu buah kupu-kupu buatannya dihargai Rp 750-Rp 1.000 per buah. Jika dikali 3000 maka setidaknya uang Rp 2,5 juta sudah ditangan dengan dipotong biaya pewarnaan dan komponen lainnya.
 
Meskipun untuk jenis ukuran tertentu dan untuk keperluan khusus seperti souvenir perkawinan, ia pasang harga lebih tinggi dengan rentang harga Rp 2.500 sampai Rp 15.000 untuk ukuran besar.
 
"Setiap bulannya saya mampu produksi 30.000 sampai 50.000, saya dibantu 20 karyawan saya. Kalau kelebihan order saya beli dari trader atau perajin lain," ucapnya.
 
Meskipun masuk dalam katagori industri rumahan, omset yang ia raup dari kerajinan bros dan asesoris kupu-kupu cukup besar, setidaknya setiap bulan minimal ia bisa mengantongi omset mencapai Rp 50 juta.
 
"Tantangan sekarang ini, karena di Malang sudah banyak, sehingga banyak perajin yang menjatuhkan harga," keluhnya.
 
Lilik mengakui meskipun saat ini terjadi krisis, permintaan produknya tidak menyurut, dari total produksinya hampir 35% ia ekspor ke pasar internasional sedangkan 65% ia lempar ke pasar dalam negeri. Dengan jujur ia mengatakan pasar dalam negeri belum tergarap semuanya khususnya di luar Pulau Jawa.
 
"Pasar di luar Jawa masih sangat potensial, ini sebenarnya peluang," katanya.
 
 
Alamat:
 
Ryo handicrafts
(Lilik Murtini)
Jl. Tepus Kaki 27 Malang 65141 Jawa Timur


(hen/ir)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • Mengelola Toko Makanan Olahan Laut
  • Meneropong Bisnis Ala Metafisika
  • Menengok Industri Gula Merah Rumahan

Share

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

  Share via Email:

Share via Email


Separate email addresses with commas (,)
Your email address

 

loadingSending your message

Message has successfully sent

An Error has Occured

Komentar terkini (1 Komentar) ·  Follower Komentar 0
Baca Komentar
Kirim Komentar

Berita Terpopuler

  • Rabu, 08/02/2012 13:37 WIB
    PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan
  • Rabu, 08/02/2012 13:10 WIB
    2.800 Karton Ikan Impor Asal China Dimusnahkan
  • Rabu, 08/02/2012 11:40 WIB
    Dirut Merpati: Dahlan Iskan Tak Izinkan Saya Mundur
  • Rabu, 08/02/2012 07:25 WIB
    Bangun Jembatan Rp 100 Triliun, Tomy Winata Dekati BUMN China
  • Rabu, 08/02/2012 08:30 WIB
    Tomy Winata Yakin Signature Tower Bisa 'Libas' Twin Tower Petronas

Komentar Terpopuler

  • Rabu, 08/02/2012 - 10:14
    Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012
  • Rabu, 08/02/2012 - 08:50
    Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas
  • Rabu, 08/02/2012 - 12:15
    SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar
  • Rabu, 08/02/2012 - 09:25
    JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM
  • Rabu, 01/02/2012 - 15:26
    Muhaimin: Buruh Blokir Jalan, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Recommended Reading
bg

Andi Mallarangeng: Demokrat Ingin DK PD Proaktif 'Bersih-Bersih' Internal

www.detiknews.com

  • Polisi Bantah Tutupi Rekonstruksi Kasus Afriyani Cs
  • Korban Tewas Akibat Ledakan Pabrik di Pakistan Jadi 21 Orang

bg

Heat Tundukkan Cavs, Thunder Atasi Warriors

www.detiksport.com

  • Sponsor Malaysia Gelar Turnamen Bulutangkis Berhadiah 1 Juta Dolar
  • 'Perang' Rossi vs Honda di Twitter

bg

Facebook Rilis Photo Viewer Lebar Mirip Google+

www.detikinet.com

  • Printer Laser Lebih Hemat 60% Ketimbang Inkjet
  • Bakrie Telecom Kantongi ULO Seluler

  • detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
  • detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
  • Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
  • detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
  • detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
  • detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
  • detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
  • detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
  • detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
  • Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
  • detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
  • detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
  • detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Back to Top Kanal Lainnya » « Kanal Lainnya
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer