Berita Lain
-
Kamis, 09/02/2012 19:36 WIB
Anggito Abimanyu Pikir-pikir Daftar Jadi Bos OJK -
Kamis, 09/02/2012 18:01 WIB
Sudah Banyak Untung, Saatnya Bank Turunkan Bunga Kredit! -
Kamis, 09/02/2012 16:09 WIB
LPS Beri Beberapa Trik agar Yawadwipa Bisa Mulus Beli Bank Mutiara -
Kamis, 09/02/2012 13:16 WIB
Alasan BI Menurunkan BI Rate 25 Bps -
Kamis, 09/02/2012 12:51 WIB
BI Rate Turun Jadi 5,75% -
Kamis, 09/02/2012 11:42 WIB
DPR Yakin Ada 'Permainan' di Balik Niat Yawadwipa Beli Bank Mutiara
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 857.000
-
Rp 1,408.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Kamis, 09-02-2012 18:13 WIB
Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas
Posted by: kaptenDF
Senin, 16/02/2009 15:04 WIB
BRI Syariah Jadi Incaran Investor Timur Tengah
Angga Aliya ZRF - detikFinance
"Sudah ada yang minta kami menjadi strategic partner, sudah ada beberapa. Tapi kami bilang kita kerjaka saja dulu sendiri. Utamanya dari Timur Tengah," ujar Dirut BRI Syariah Ventje Raharjo di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/2/2009).
Menurut Ventje, investor Timur Tengah banyak yang tertarik karena memang mereka biasanya mencari investasi yang memiliki unsur syariah.
"Timur Tengah kan banyak orang-orang yang punya banyak uang yang ingin suatu syariah, yang arahnya pada UMKM. Dimana lagi kan adanya cuma di indonesia, begitu banyak bank yang fokus di UMKM? Mereka sangat tertarik," katanya.
Ia menjelaskan, BRI juga akan meningkatkan modalnya dari Rp 500 miliar menjadi Rp 1 triliun. Meskipun diakuinya modal ideal bank syariah adalah Rp 2 triliun.
"Supaya modal makin besar, kemampuannya pembiyaannya juga semakin kuat. Walaupun tidak dipakai semua tapi kemampuan untuk berkembang, untuk memberikan pembiyaan lebih besar, investasi pembangunan jaringan juga menjadi lebih kuat," katanya.
BRI Syariah juga berharap semakin banyak instrumen-instrumen investasi syariah untuk ke depannya. Hal itu dimaksudkan agar bank syariah bisa lebih banyak lagi menarik dana dari masyarakat.
"Karena kita tahu harus ditempatkan dimana karena instrumennya terbatas, kita nunggu pembiayaan kan, dan kalau pembiyaan belum ada, ini jadinya idle atau menghasilkan return yang kurang maksimal. Jadi intrumennya memang butuh dikembangkan lagi, masih panjang perjalanannya," urainya.
BRI Syariah juga berniat menambah asetnya dari Rp 1,5 triliun menjadi Rp 4 triliun. Salah satu caranya adalah dengan masuk ke pembiayaan yang besar bekerjasama dengan induk BRI Syariah. Salah satunya adalah dengan bergabung memberikan pembiayaan pada BUMN-BUMN dan perusahaan yang dianggap baik.
"Pastinya ingin masuk ke pembiayaan yang agak besar dulu, belum ke ritel. Kan kekuatan ritel itu membangunnya lama, membangun cabangm sistem SDM-nya juga. Belum lagi kami harus mempromosikan dan seterusnya. Perlu waktu dan kedepan ini, supaya cepat kami perlu cari joint financing sama induknya," urai Ventje.
(qom/ir)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 12:04 WIB
Awas! Polisi Bakal Kawal Sensus Pajak -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km -
Kamis, 09/02/2012 11:27 WIB
Diremehkan Tawar Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun, Ini Jawaban Bos Yawadwipa -
Kamis, 09/02/2012 19:11 WIB
Gawat! Banyak Maling, Hanya 14% BBM Subsidi Tepat Sasaran -
Kamis, 09/02/2012 18:01 WIB
Sudah Banyak Untung, Saatnya Bank Turunkan Bunga Kredit!
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 17:26
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 21:02
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 16:33
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Kamis, 09/02/2012 - 13:57
Dahlan Iskan Bakal 'Hilangkan' 20 BUMN
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message

---125x125.gif)

