Selasa, 7 Februari 2012
Find us on: feed rss facebook twitter
detik inet
    detikcom
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Finansial
  • Properti
  • Energi
  • Industri
  • Sosok
  • Peluang Usaha
  • Indeks
Pajak · Perencanaan Keuangan · Rumor Saham · Market Research · Foto · TV · Konsultasi
Trending Topic :   Yawadwipa | Bank Mutiara | level | kartu kredit | pertumbuhan ekonomi | Yawadwipa Companies | level Indeks |
  • Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
    Selasa, 07/02/2012 11:23 WIB

    Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara

  • Selasa, 07/02/2012 11:52 WIB

    Beli Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun, Kantor Yawadwipa Tak Ada 'Tanda Kehidupan'

  • Parah! 6 Tahun Dilarang, 1.500 Minimarket Baru Malah <i>Nongol</i> di Jakarta
    Selasa, 07/02/2012 12:04 WIB

    Parah! 6 Tahun Dilarang, 1.500 Minimarket Baru Malah Nongol di Jakarta

  • Lagi-lagi! Malaysia 'Ekspor' Barang Bekas ke Indonesia
    Selasa, 07/02/2012 12:57 WIB

    Lagi-lagi! Malaysia 'Ekspor' Barang Bekas ke Indonesia

  • Perusahaan Tommy Soeharto Pailit di Singapura
    Selasa, 07/02/2012 10:30 WIB

    Perusahaan Tommy Soeharto Pailit di Singapura

  • DPR Minta Misteri Yawadwipa Diungkap
    Selasa, 07/02/2012 08:15 WIB

    DPR Minta Misteri Yawadwipa Diungkap

  • Suharso: Ide FLPP Tak Ditangkap oleh Menpera Baru
    Selasa, 07/02/2012 08:47 WIB

    Suharso: Ide FLPP Tak Ditangkap oleh Menpera Baru

  • Misteri Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
    Selasa, 07/02/2012 07:30 WIB

    Misteri Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara

  • Rata-rata Orang Indonesia Punya 7 Kartu Kredit
    Senin, 06/02/2012 16:15 WIB

    Rata-rata Orang Indonesia Punya 7 Kartu Kredit

Berita Lain

  • Selasa, 07/02/2012 14:57 WIB
    DKI Terbitkan Obligasi Rp 1,7 Triliun, Pemda Lain Menyusul
  • Selasa, 07/02/2012 13:32 WIB
    Obligasi Ajarkan Pemda Tingkatkan Pengelolaan Keuangan
  • Selasa, 07/02/2012 12:12 WIB
    Buka Tahun 2012, Obligasi Rp 10 Triliun Siap Meluncur
  • Selasa, 07/02/2012 12:09 WIB
    Sesi I
    Saham Unggulan Kena Ambil Untung, IHSG Turun 37 Poin
  • Selasa, 07/02/2012 10:30 WIB
    Perusahaan Tommy Soeharto Pailit di Singapura
  • Selasa, 07/02/2012 09:35 WIB
    Investor Akumulasi Saham Murah, IHSG Naik Tipis

Indeks Berita

Rumor Saham

Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan

Peluang Usaha

Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Gb
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.

Sosok Dan Peristiwa

Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Gb
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
  • Hotel
  • Penerbangan

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rancang Perjalananmu di Sini

Info Promosi Travel
  • Royal Pacific Hotel, Hong Kong
    sinohotel.com
    Rp 863.000
  • Hotel Primus Valencia
    splendia.com
    Rp 604.000

Forum Finance register | login

Thread Pilihan
Senin, 06-02-2012 14:45 WIB
Utang Jatuh Tempo Pemerintah Rp 139 Triliun, Bunganya Rp 122 Triliun
Posted by: kaptenDF
  • BI Juga Ingin Naik Gaji Seperti PNS & Buruh
  • Inilah Tol yang Tarifnya Siap Naik di Februari 2012

detikFinance » Bursa dan Valas


Senin, 17/11/2008 09:07 WIB
Kisah si Penyebar Rumor Perbankan  video foto
Irna Gustia, Alih Istik Wahyuni - detikFinance


(Foto: dok Bahana)
video
Mabes Polri Tangkap Penyebar Rumor Likuiditas Perbankan
foto
Penyebar Rumor Likuiditas Perbankan Ditangkap
Jakarta - Berawal dari sebuah email yang lantas di-forward hingga nun jauh ke mana-mana, Erick Jazier Adriansjah kini harus mendekam di tahanan Mabes Polri. Erick dituding bisa mengganggu kestabilan dunia perbankan Indonesia.

Erick yang notabene bekerja di bagian sales Bahana Securities dan biasa melakukan pekerjaan memberikan email ke nasabahnya kini harus menanggung sendiri perbuatannya. Pihak Bahana tegas-tegas menolak dikaitkan dengan perbuatan Erick.

Erick tentunya tidak menyangka kegiatannya mengirim email bisa berbuntut tahanan Mabes Polri. Di garda depan perusahaan sekuritas, pegawai seperti Erick adalah penghubung perusahaan dengan nasabahnya.

Apapun namanya staff equity sales atau account executive equity, yang pasti para pegawai ini bekerja di bagian pemasaran untuk mendapatkan nasabah. setelah nasabah didapat mereka bertanggung jawab untuk memberikan informasi setiap pagi kepada nasabahnya.

Nasabah biasa mendapat rekomendasi saham secara resmi atau sekedar rumor. Tujuannya untuk memberikan informasi kepada nasabah apakah berani membeli saham itu atau ingin menjualnya. Tapi seringkali informasi yang ditujukan hanya untuk nasabahnya itu bocor karena nasabah juga memforward ke mana-mana.

Bukan rahasia lagi kalau pasar saham, selain data resmi juga digerakkan oleh rumor. Tinggal nasabah itu pintar pintar mencerna informasi yang ada.

Setelah Erick ditangkap, apa yang terjadi?

"Kami jadi takut memberikan informasi ke nasabah, orang cuma forward email saja kok ditangkap," kata seorang pegawai sekuritas yang posisinya sama seperti Erick ketika dihubungi detikFinance, Senin (17/11/2008).

Pegawai di perusahaan sekuritas besar itu mengaku biasanya setiap pukul 08.00 WIB dirinya langsung memberikan email ke nasabahnya. "Tapi pagi ini teman-teman yang lain sudah takut mau kasih rekomendasi saham ke nasabah. Kita kan biasa seperti itu," katanya.

Kronologis dari penangkapan Erick berawal sambung menyambung email saham. Seperti Jumat, 14 November 2008. Wirianto, seorang pegawai Bank Panin, tiba-tiba menerima sebuah forward email. Email datang dari rekannya, Chris, warga Indonesia yang tinggal di Singapura dengan alamat email Christophorus.Soemijantoro@barclayscapital.com.

Ketika email dibuka, Wirianto pun langsung tercengang membaca isi surat elektronik itu. Isinya adalah:

"Tolong ini ditelusuri .... ini menyesatkan kalo enggak ada buktinya, Tks and rgds, Chris,"

Kemudian isi forward dari email itu adalah:

"Market news stated that several lndo bank is having a liquidty problem and fail to complete interbank transaction. These lndo banks include : Bank Panin (PNBN), Bank Bukopin (BBKP), Bank Arta Graha (INPC): Bank CIC (BCIC) dan Bank Victoria (BVIC). We will keep you updated' (Berita pasar mengabarkan bahwa beberapa bank di lndonesia mendapat masalah likuiditas dan kegagalan dalam menyelesaikan transaksiantar bank. Bank tersebut diantaranya : Bank Panin, Bank Bukopin, Bank Arta Graha, Bank CIC, dan bank Victoria)"

Data dalam email forward tersebut menyebutkan pesan dikirim dengan ID PT Bahana Securities tanggal 13 November 2008 pukul 16.59 WIB.

Di lain tempat, Bank Artha Graha juga digemparkan oleh sebuah fax yang masuk. Isinya kurang lebih sama, tentang kondisi Bank Artha Graha yang tidak sehat dan mengalami gagal transaksi antar bank.

Rumor inilah yang kemudian merebak ke hampir semua bankir dan pemain pasar modal melalui email dan pesan singkat. Saking heboh wabah rumor ini, sampai-sampai Gubernur BI Boediono pun terpaksa mengurungkan niatnya berangkat ke Washington DC, AS untuk menghadiri pertemuan G-20 dan bertemu Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke.

"Saya tidak jadi ke AS karena desas-desus ini, kasihan teman-teman saya," ujarnya Jumat kemarin.

Tak mau buang waktu, malam itu juga Bank Indonesia dan Bank Arta Graha melaporkan hal ini sebagai perbuatan tak menyenangkan dan informasi bohong ke Mabes Polri. Penyidik pun langsung memeriksa para saksi yaitu Wirianto (Bank Panin), Andy Kasih (Bank Arta Graha), Tamunan (Bank Victoria) dan Arif Wiryawan (Bank Bukopin).

Dari hasil pemeriksaan para saksi, disimpulkan rumor ini sangat mengkhawatirkan dan dapat mengakibatkan masalah ekonomi yang lebih luas di Indonesia. Kemudian penyidikan dilanjutkan dengan melakukan proses imaging pada CPU (CentraI Processing Unit) milik Wirianto di Bank Panin dengan alamat Jl. Jend Sudirman Kav. 1 Senayan Jakarta Selatan.

Selanjutnya hasil image hard disk langsung diproses secara laboratoris dengan menggunakan tools yang diperuntukkan untuk penegak hukum di Computer Forensic Laboratory. Hasilnya menunjukkan bahwa benar Wirianto menerima email yang berisikan berita pasar tersebut.

Berbekal bukti ini, penyidik cyber crime langsung memeriksa pejabat-pejabat PT Bahana Securities sebagai saksi. Mereka adalah Benny Bambang Soebagjo (Head of Equity Sales and Trading PT. Bahana Securities) dan Heri Sunaryadi (Direktur Utama PT. Bahana Securities).

Dari pemeriksaan itulah bisa dipastikan bahwa Erick Jazier Ardiansjah selaku pengirim email rumor memang bekerja sebagai sales di PT Bahana Securities. Penyidik pun segera melakukan imaging terhadap CPU Erick.

Esok harinya, Sabtu 15 November 2008 siang, Kanit V IT dan Cyber Crime Mabes Polri akhirnya membekuk Erick Jazier Ardiansjah sebagai tersangka penyebaran rumor kesulitan likuiditas perbankan yang menghebohkan dunia perbankan.

Dalam pemeriksaaannya, Kombes Kanit V IT dan Cyber Crime Petrus Reinhard Golose menyatakan, motivasi Erick mengirim dan menyebarkan email tersebut lantaran inisiatif sendiri .

"Tidak ada instruksi dari atasan dan direktur juga," katanya dalam keterangan pers Minggu (16/11/2008).

Manajemen PT Bahana Securities pun tidak tinggal diam. Minggu pagi kemarin, manajemen langsung merapatkan diri membahas ulah pegawainya ini. Hingga pada Minggu siang Direktur Utama PT. Bahana Securities Heri Sunaryadi mengeluarkan pernyataan resmi.

"Terkait dengan tindakan yang diduga dilakukan oleh salah satu pegawai Bahana Securities, kami tegaskan bahwa tindakan tersebut jika benar dilakukan, merupakan tindakan pribadi yang melanggar peraturan perusahaan karena telah menyebarkan informasi yang tidak berdasarkan data dan fakta dan oleh karenanya tidak bersangkut paut dengan PT Bahana Securities," katanya.

Wajar jika Bahana Securities dibuat pusing tujuh keliling. Bagaimana tidak, posisi Bahana Securities bisa dibilang masih 'cucu' dari Bank Indonesia. Sebesar 100% saham PT Bahana Securities dimiliki PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero).

Sementara PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia sendiri merupakan BUMN yang 82.2% sahamnya dimiliki oleh Bank Indonesia dan 17.8% dimiliki oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Departemen Keuangan. Jika tindakan Erick ini benar, maka ibarat Malin Kundang yang durhaka pada ibunya.

Erick kini sudah diamankan. Namun beberapa pertanyaan yang mengganjal masih tersisa. Dari mana Erick mendapat informasi dan analisa tersebut? Benarkan ia sedemikian bernyalinya menyebarkan badai yang mengancam otoritas BI sebagai pemilik sahamnya sendiri?

Kepolisian mensinyalir masih ada pelaku di belakang Erick. Pelaku inilah yang memberikan informasi kepada Erick. Dalam pemeriksaannya, Erick mengaku mendapat informasi dari sesama broker. Kepolisian pun kini tengah mengincar broker mana yang dimaksud Erick.

Sembari menunggu hasil pencidukan broker tersebut, polisi mewanti-wanti masyarakat. Jika mendapat informasi yang bisa mengganggu ketentraman, Jangan sekali-kali memforward atau ikut menyebarkan informasi tersebut. Karena bisa-bisa Anda ikut dibekuk!

"Apabila ada informasi elektronik yang menyesatkan, agar masyarakat segera melapor kepada pihak kepolisian," kata Pak Polisi. (ir/qom)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • Suspensi Saham Bank Century Dicabut
  • BEI Tunggu Penjelasan Manajemen Bank CIC
  • Saham Bank Century Disuspensi

Share

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

  Share via Email:

Share via Email


Separate email addresses with commas (,)
Your email address

 

loadingSending your message

Message has successfully sent

An Error has Occured

Komentar terkini (0 Komentar) ·  Follower Komentar 0
Baca Komentar
Kirim Komentar

Berita Terpopuler

  • Selasa, 07/02/2012 11:23 WIB
    Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
  • Selasa, 07/02/2012 13:53 WIB
    Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
  • Selasa, 07/02/2012 14:06 WIB
    Pembeli Bank Mutiara: Motif Politik Atau Money Laundering?
  • Selasa, 07/02/2012 11:44 WIB
    Pendirian Yawadwipa Dapat Dukungan Gita Wirjawan
  • Selasa, 07/02/2012 13:05 WIB
    Anthoni Salim Siap Boyong Philippine Airlines

Komentar Terpopuler

  • Selasa, 07/02/2012 - 11:10
    Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012
  • Selasa, 07/02/2012 - 14:54
    Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas
  • Selasa, 07/02/2012 - 07:48
    Sofjan Wanandi Curhat Soal Demo Buruh di Ultah Apindo
  • Sabtu, 04/02/2012 - 11:30
    JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM
  • Rabu, 01/02/2012 - 15:26
    Muhaimin: Buruh Blokir Jalan, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Recommended Reading
bg

Bagaimana Hubungan Anas dengan Dewan Pembina Demokrat?

www.detiknews.com

  • Keterangan Angie di Persidangan Nazaruddin akan Jadi Bukti KPK
  • Australia Serukan Presiden Suriah Mundur

bg

Kekalahan Lakers Nodai Rekor Baru Kobe

www.detiksport.com

  • Djokovic, Barcelona Menang di Laureus Awards 2012
  • Suzuki Akan Balik ke Lintasan MotoGP Musim 2013?

bg

Ini Dia Ponsel yang Paling Kuat di Suhu Beku

www.detikinet.com

  • Teknologi Cloud, Apakah Membantu?
  • Ditutup, MegaUpload Banjir Dukungan

  • detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
  • detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
  • Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
  • detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
  • detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
  • detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
  • detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
  • detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
  • detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
  • Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
  • detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
  • detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
  • detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Back to Top Kanal Lainnya » « Kanal Lainnya
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer