Berita Lain
-
Kamis, 23/02/2012 11:28 WIB
Melonjak 167%, Laba Indo Tambangraya Hampir Rp 5 Triliun -
Kamis, 23/02/2012 10:16 WIB
BEI Cabut Suspensi Saham ZBRA -
Kamis, 23/02/2012 09:36 WIB
Bursa Asia Terkoreksi, IHSG Terpangkas 13 Poin -
Kamis, 23/02/2012 08:14 WIB
Rekomendasi Saham
Krisis Eropa Masih 'Hantui' Pergerakan IHSG -
Kamis, 23/02/2012 08:03 WIB
Dibayangi Krisis Eropa, Saham Bank Jegal Wall Street -
Rabu, 22/02/2012 16:13 WIB
Saham Konsumer Blue Chip Tekan IHSG Menipis 7 Poin
Indeks Berita
Rumor Saham
Mustika Ratu Bagi Dividen 40%?
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) diprediksi akan mencatat peningkatan laba akhir tahun 40% seiring kesuksesannya menambah ekspor ke beberapa negara Timur....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Mahasiswa Ini Sukses Berbisnis Kuliner Aqiqah Beromset Ratusan Juta
Untuk menjadi pengusaha sukses dibidang kuliner ternyata tidak harus bisa atau jago masak. Contohnya yang dialami oleh Andi Nata yang merupakan Mahasiswa UI, yang sukses menekuni bisnis masakan aqiqah.
Sosok Dan Peristiwa
Hadiri Singapore Airshow, Dahlan Iskan Pakai Jas Pinjaman
Menghadiri pembelian 18 pesawat jet produksi Bombardier oleh Garuda Indonesia di Singapura, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengenakan jas rapi, tapi jas tersebut merupakan pinjaman.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 870.000
-
Rp 473.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 22-02-2012 16:42 WIB
SBY: Mau Tidak Mau Harga BBM Harus Naik
Posted by: kaptenDF
Senin, 27/10/2008 07:49 WIB
Resesi Masih Hantui Pasar
Nurul Qomariyah - detikFinance
Foto: Reuters
Pemerintah dan Bank Sentral dari sejumlah negara tampaknya akan mengambil sejumlah langkah dramatis untuk meredam gejolak pasar yang belum berhanti.
Menteri Keuangan Jepang akan menggelar konferensi pers pada Senin (26/10/2008) pagi untuk mengumumkan sejumlah paket kebijakannya.
Sementara Bank Sentral Korea tengah menggelar pertemuan darurat pada Senin ini. Para analis memperkirakan Bank Sentral Korea akan mengumumkan penurunan suku bunga untuk mencegah kejatuhan pasar saham lebih lanjut.
Pada perdagangan Senin ini, pelemahan masih menghantui pasar saham. Indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo dibuka melemah 80,72 poin (1,06%) ke level 7.568,36. Ini adalah level terendah di Bursa Tokyo sejak era 1980-an
Indeks KOSPI di Korsel dibuka melemah tipis 1,57 poin (0,2%) ke level 937,18. Sementara indeks S&P/ASX di Australia dibuka turun 70 poin ke level 3.799,4.
Sementara bursa-bursa di Timur Tengah sebelumnya sudah merosot tajam. Investor di Kuwait bahkan memilih meninggalkan lantai perdagangan untuk melakukan protes.
Seperti dikutip dari AFP, sekitar 30 pialang memilih untuk meninggalkan lantai bursa dan menggalang aksi demo di kantor pemerintah, yang ketika itu sedang menggelar rapat kabinet darurat. Aksi itu terjadi setelah indeks Kuwait Stock Exchange merosot 3,5% ke level 10.114,30, yang merupakan level terendah sejak April 2007.
Bursa-bursa Timur Tengah lain juga berjatuhan. Indeks saham Qatar merosot 8,93%, Oman turun 8,29%, Dubai turun 4,74%, Arab Saudi turun 1,66%.
Pelemahan ini merupakan kelanjutan dari pelemahan di Wall Street yang terjadi di akhir pekan lalu. Dalam sebuah perdagangan yang penuh gejolak pada Jumat (24/10/2008), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup merosot 312,30 poin (3,59%) ke level 8.378,95.
Investor kini sedang menunggu keputusan Bank Sentral AS yang akan menggelar pertemuan selama 2 hari mulai 28 Oktober, serta data pertumbuhan PDB AS.
"Kita sekarang berada ditengah tiupan penuh badai krisis finansial global. Para pembuat kebijakan tidak dapat meredam badai, meski sejumlah respons yang agresif memberikan secuil harapan," jelas analis dari Citigroup, Robert Buckland seperti dikutip dari Reuters.
Korban-korban dari krisis finansial kini masih terus berjatuhan. Mitsubishi UFJ Financial Group, yang merupakan bank terbesar di Jepang, kemungkinan akan menambah modalnya hingga 1 triliun yen atau sekitar US$ 10,6 miliar.
Sementara di AS, bank yang menerima bailout dari pemerintah kembali bertahap. Washington Federal Inc mengumumkan akan mendapatkan US$ 200 juta dari pemerintah AS. Sementara Bancorp juga mengumumkan akan mendapatkan US$ 3,4 miliar melalui program pelepasan saham.
Menteri Keuangan Prancis, Christine Lagarde mengingatkan bahwa gejolak saat ini kemungkinan akan menurunkan tingkat pertumbuhan ekonomi di tahun 2009.
"Pertumbuhan global akan berkurang selama tahun 2009. Setiap orang harus sangat, sangat hati-hati tentang prediksi dan lamanya waktu pelemahan ekonomi global," ujar Lagarde dalam wawancara dengan radio Europe 1, seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Kamis, 23/02/2012 10:45 WIB
Harga BBM Naik Rp 1.500, Pemerintah Hemat Rp 57 Triliun -
Kamis, 23/02/2012 10:42 WIB
Wah! Dalam 2 Bulan Sudah Ada 39 PNS Pajak Kena Hukuman -
Kamis, 23/02/2012 08:34 WIB
Waduh! Utang Pemerintah Naik Lagi Jadi Rp 1.837 Triliun -
Kamis, 23/02/2012 10:25 WIB
Golkar Dukung SBY Naikkan Harga BBM, PDIP Tolak -
Kamis, 23/02/2012 11:28 WIB
Melonjak 167%, Laba Indo Tambangraya Hampir Rp 5 Triliun
Komentar Terpopuler
-
Rabu, 22/02/2012 - 13:45
Ini Dia Daftar Gaji Baru PNS, Anggota TNI & Polri -
Kamis, 23/02/2012 - 11:27
Jero: Kenaikan Harga BBM Muncul dari Aspirasi Masyarakat -
Kamis, 23/02/2012 - 11:25
Siap-siap! Pemerintah Usulkan Harga BBM Naik Rp 500-1.500 -
Rabu, 22/02/2012 - 18:26
Bensin Premium Harusnya Naik Jadi Rp 6.500/Liter -
Kamis, 23/02/2012 - 11:14
Kwik Kian Gie: Utang Indonesia Rp 1.800 Triliun Hasil Nipu
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






.gif)
Sending your message


---125x125.gif)

