Berita Lain
-
Jumat, 10/02/2012 06:52 WIB
Bunga Deposito Bank BUMN Turun Paling Banyak -
Kamis, 09/02/2012 19:52 WIB
Ketua Bapepam Ramaikan Perebutan Kursi Pejabat OJK -
Kamis, 09/02/2012 19:36 WIB
Anggito Abimanyu Pikir-pikir Daftar Jadi Bos OJK -
Kamis, 09/02/2012 18:01 WIB
Sudah Banyak Untung, Saatnya Bank Turunkan Bunga Kredit! -
Kamis, 09/02/2012 16:09 WIB
LPS Beri Beberapa Trik agar Yawadwipa Bisa Mulus Beli Bank Mutiara -
Kamis, 09/02/2012 13:16 WIB
Alasan BI Menurunkan BI Rate 25 Bps
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 857.000
-
Rp 600.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Kamis, 09-02-2012 18:13 WIB
Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas
Posted by: kaptenDF
Jumat, 26/09/2008 22:21 WIB
BI Rilis Aturan Baru Produk Investasi Asing November
Angga Aliya ZRF - detikFinance
Foto: Dikhy Sasra/detikcom
Demikian disampaikan Deputi Gubernur BI Muliaman Hadad dalam sebuah diskusi di Hotel Le Meridien, Jakarta, Jumat (26/9/2008).
"Ada keinginan kita untuk segera menyelesaikan aturan mengenai offshore produk itu. Tentu saja kita harus bekerja sama dengan Bapepam agar tidak overlap satu sama lain," kata Muliaman.
"Kita berharap setelah lebaran ini kita bisa di-work out jadi november kita sudah punya
payung hukum," tambahnya.
Prinsipnya, kata Muliaman, baik bank sebagai agen penjual ataupun investor dari produk-produk offshore itu harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip kehati-hatian.
"Ketika bank sebagai agen, kita minta pada bank agar jelas. Kita akan bikin guideline secara umum, tapi intinya bank aware betul siapa penerbit surat berharga yang akan diageninya ini apakah betul terdaftar di negara asalnya," tegasnya.
"Kemudian juga, kalau sudah terdaftar kan deskripsi mengenai produknya harus jelas dan bisa menjelaskan kepada konsumennya. Sehingga konsumen juga aware apa risiko dan return-nya," tambah Muliaman.
Masalah-masalah tersebut akan dituangkan dalam aturan baru tentang produk offshore yang akan segera dirilis BI itu.
Selain itu, kata Muliaman, investor dan nasabah juga perlu diberi pengetahuan tentang risiko investasi. Semakin kompleks produk investasi, mungkin semakin tinggi returnnya, tapi juga semakin tinggi risikonya.
Monitoring terhadap bank-bank yang membeli surat berharga juga akan diberlakukan secara reguler, sehingga bank harus tetap pada jalur kehati-hatian.
"Bank sebagai investor bisa saja membeli surat berharga, tapi kan aturannya tidak boleh beli surat berharga yang ada kaitannya dengan saham atau underlying asetnya saja. Kalau misalnya fix income itu boleh, kalau bentuk saham tidak boleh. Nah, tentunya kan harus ada monitoring risiko," tambahnya lagi.
Seperti diketahui, sejumlah investor di Indonesia ikut terseret oleh kebangkrutan Lehman Brothers. Mereka umumnya membeli surat berharga Lehman yang dijual oleh bank di Indonesia.
"Mestinya kita punya ini sejak dulu tapi saya kira sudah telat tapi perlu lah karena untuk perkembangan ke depan kita tidak tahu," pungkas Muliaman.
(ang/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Jumat, 10/02/2012 07:54 WIB
Daftar Suku Bunga Kredit Terbaru, KPR BCA Masih Juara Termurah -
Kamis, 09/02/2012 12:04 WIB
Awas! Polisi Bakal Kawal Sensus Pajak -
Jumat, 10/02/2012 08:38 WIB
Bangkrut, Kodak Stop Produksi Kamera -
Jumat, 10/02/2012 06:52 WIB
Bunga Deposito Bank BUMN Turun Paling Banyak -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 17:26
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 21:02
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 16:33
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Kamis, 09/02/2012 - 13:57
Dahlan Iskan Bakal 'Hilangkan' 20 BUMN
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Recommended Reading






Sending your message


---125x125.gif)

