Berita Lain
-
Selasa, 07/02/2012 13:05 WIB
Anthoni Salim Siap Boyong Philippine Airlines -
Selasa, 07/02/2012 12:57 WIB
Lagi-lagi! Malaysia 'Ekspor' Barang Bekas ke Indonesia -
Selasa, 07/02/2012 12:04 WIB
Parah! 6 Tahun Dilarang, 1.500 Minimarket Baru Malah Nongol di Jakarta -
Selasa, 07/02/2012 11:22 WIB
Larangan Dicabut, Minimarket Bakal Menjamur di Jakarta -
Senin, 06/02/2012 20:10 WIB
Lahan Pertanian di Jawa Lenyap Hingga 110.000 Hektar/Tahun -
Senin, 06/02/2012 19:20 WIB
Hatta Ikut Komentar Soal Pilot Lion Air Nyabu
Indeks Berita
Rumor Saham
Zafrina Development Tambah Kepemilikan di LMPI?
Berkembang kabar di pasar salah satu pemegang saham mayoritas PT Langgeng Makmur Plastic Tbk (LMPI) yakni Zafrina Development Ltd. akan menambah....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Wanita Cantik Ini Raup Rp 383 Miliar dari Start-Up dengan 14 Staf
Usianya belum 40 tahun, tapi wanita cantik ini akan segera masuk dalam jajaran orang muda kaya di Australia. Bisnisnya adalah merangkul orang-orang yang 'diabaikan' perusahaan besar.
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 863.000
-
Rp 604.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Senin, 06-02-2012 14:45 WIB
Utang Jatuh Tempo Pemerintah Rp 139 Triliun, Bunganya Rp 122 Triliun
Posted by: kaptenDF
Senin, 28/07/2008 13:13 WIB
Pemerintah Tak Lagi Tetapkan Formula Harga BBM Industri
Alih Istik Wahyuni - detikFinance
Foto: Nurul Q/detikFinance
Demikian dijelaskan Dirjen Migas Evita H Legowo disela-sela diskusi keselamatan migas di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/8/2008).
Sebelumnya, harga bahan bakar terdiri dari tiga jenis yaitu:
1. Bahan bakar tertentu yang disubsidi pemerintah yakni premium, minyak tanah dan solar dan elpiji 3 kg
2. Bahan bakar industri yang formula harganya ditetapkan pemerintah dan
3. Bahan bakar umum yang harganya dilepas ke mekanisme pasar yakni termasuk pertamax dll.
Namun menurut Evita, nantinya hanya akan ada dua jenis harga bahan bakar yakni subsidi dan non subsidi. Bahan Bakar industri digabung dengan bahan bakar umum yang harganya dilepas ke mekanisme pasar.
Sementara untuk harga non subsidi, menurut Evita, diputuskan untuk tidak ditetapkan pemerintah. Artinya bisa ditetapkan korporat atau tergantung proses business to business (B to B).
"Harga bahan bakar baik gas dan minyak hanya ada dua. Selama ini kan ada tiga, bahan bakar tertentu, industri dan umum. Sekarang hanya bahan bakar tertentu dan umum, yang mencerminkan subsidi dan non subsidi. Yang tertentu harganya ditetapkan pemerintah, yang umum ditetapkan untuk tidak ditetapkan supaya lebih mudah untuk disesuaikan," jelasnya.
Yang termasuk bahan bakar tertentu (subsidi) saat ini adalah premium, solar, minyak tanah dan elpiji 3 kg. Sementara untuk elpiji 12 kg yang tidak disubsidi pemerintah, masuk kategori bahan bakar umum.
"Elpiji 12 kg kan tidak disubsidi, jadi bukan ditetapkan oleh pemerintah," ujarnya.
Sementara untuk bahan bakar umum yang tidak disubsidi, pemerintah tidak akan menetapkan harganya. Meski begitu, pemerintah tetap memberikan batasan-batasan penetapan harganya seperti tidak boleh mengganggu industri dan masyarakat.
Semua aturan baru tersebut terangkum dalam Peraturan Menteri mengenai Harga Bahan Bakar yang baru diterbitkan Juli 2008.
Evita menambahkan, yang diatur dalam permen tersebut masih garis besar, tidak merinci bagaimana aturan untuk bahan bakar non subsidi apakah menggunakan formula atau dilepas ke harga pasar.
"Makanya kami baru akan membicarakan aturannya seperti apa agar lebih jelas. Semoga tahun ini sudah selesai dan bisa diimpelemntasikan," katanya. (lih/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Selasa, 07/02/2012 11:23 WIB
Ini Dia Profil Bos Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara -
Selasa, 07/02/2012 13:53 WIB
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu -
Selasa, 07/02/2012 13:05 WIB
Anthoni Salim Siap Boyong Philippine Airlines -
Selasa, 07/02/2012 11:44 WIB
Pendirian Yawadwipa Dapat Dukungan Gita Wirjawan -
Selasa, 07/02/2012 07:30 WIB
Misteri Yawadwipa, si Peminat Bank Mutiara
Komentar Terpopuler
-
Selasa, 07/02/2012 - 11:10
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Selasa, 07/02/2012 - 10:54
Ini Dia Cara PNS Palsukan Biaya Perjalanan Dinas -
Selasa, 07/02/2012 - 07:48
Sofjan Wanandi Curhat Soal Demo Buruh di Ultah Apindo -
Sabtu, 04/02/2012 - 11:30
JK: Paling Baik dan Paling Pintar Menaikkan Harga BBM -
Rabu, 01/02/2012 - 15:26
Muhaimin: Buruh Blokir Jalan, Polisi Ambil Tindakan Tegas
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Recommended Reading






Sending your message

---125x125.gif)

