Berita Lain
-
Kamis, 09/02/2012 13:51 WIB
7 Gubernur Siap Realisasikan Surplus 10 Juta Ton Beras, Tapi... -
Kamis, 09/02/2012 13:08 WIB
PPATK Laporkan Lagi 6 Transaksi Mencurigakan PNS Kemenkeu -
Kamis, 09/02/2012 12:36 WIB
Dijiplak, Kao Gugat Sabun BIORF -
Kamis, 09/02/2012 12:07 WIB
Ssst! Ini Dia Bocoran Revisi Aturan Waralaba -
Kamis, 09/02/2012 12:04 WIB
Awas! Polisi Bakal Kawal Sensus Pajak -
Kamis, 09/02/2012 09:16 WIB
Transaksi Mencurigakan Miliaran Rupiah Milik 153 PNS Diendus PPATK
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,419.000
-
Rp 605.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 08-02-2012 15:12 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan
Posted by: kaptenDF
Selasa, 22/07/2008 12:23 WIB
Kaya Minyak Kok BBM Mahal?
Nurul Qomariyah - detikFinance
Foto: AFP
Pada pengendara mobil di Norwegia kini hanya bisa angkat tangan karena mahalnya mengisi bensin. Kenaikan pajak BBM membuat BBM yang harus mereka bayar semakin mahal.
"Sangat aneh: kita memiliki banyak minyak dan kita adalah negara kaya minyak. Tapi mengapa kita harus membayar sedemikian mahal," kritik Per-Arne Skjerpingstad seperti dikutip dari AFP, Senin (22/7/2008).
Porter sebuah rumah sakit itu dengan kesal mengisi BBM untuk Peugeot 203 miliknya senilai 750 kroner atau sekitar US$ 148 dolar (Rp 1,4 juta). Di Norwegia, harga solar mencapai 14,23 kroner atau sekitar 2,82 dolar (Rp 26.000) per liter yang sekaligus termahal di kawasan Uni Eropa.
Sementara sejumlah negara sedang mendiskusikan bagaimana konsumen tidak menderita akibat lonjakan harga minyak. Namun Norwegia per 1 Juli malah menaikkan pajak hingga 0,05 kroner per liter bensin dan 0,10 kroner untuk solar. Berdasarkan polling oleh harian VG, 7 dari 10 orang Norwegia menolak kenaikan pajak itu.
"Ini bukanlah jalan keluar. Di negara seperti Norwegia, orang harus memiliki mobil. Saya membeli mobil ini karena saya akan segera menjadi seorang ayah," ujar Skjerpingstad lagi.
Pemerintah Norwegia mendapat kritikan tajam atas kenaikan pajak, yang dinilai percuma karena harga minyak sudah melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir. Dan karena pajak ini relatif rendah, maka mengubah kebiasaan konsumen tidaklah signifikan.
"Kita harus menurunkan pajak karena kita sangat beruntung menjadi eksportir minyak. Kita harus memberikan uang kembali kepada masyarakat sehingga mereka dapat menikmatinya," ujar Siv Jensen, pemimpin kaum oposisi Norwegia.
Sementara pemerintah Norwegia beralasan, kenaikan pajak BBM ini merupakan strategi untuk kampanye perubahan iklim, sehingga masyarakat mau meninggalkan kebiasaan menggunakan mobil.
"Pada saat ini, ketika perubahan iklim memberi dampak yang serius kepada planet dan ketika emisi karbondioksida Norwegia terus meningkat, kami harus mengambil langkah untuk memenuhi tantangan ini," ujar Menkeu Norwegia, Kristin Halvorsen.
Kenaikan pajak itu telah mendapat persetujuan dari berbagai partai, kecuali partai oposisi yakni Progress Party. Namun para pendukung koalisi pemerintah sayap kanan takut kenaikan pajak itu akan mempengaruhi pemilih dalam pemilu September 2009 mendatang. Kebijakan ini dinilai akan menguntungkan Progress Party, selaku oposisi.
(qom/ir)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 14:20 WIB
Waduh! 21.143 Unit Rumah Murah Terancam Tak Terjual -
Kamis, 09/02/2012 14:23 WIB
Ini Ide Marzuki Alie Tekan Subsidi BBM -
Kamis, 09/02/2012 11:27 WIB
Diremehkan Tawar Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun, Ini Jawaban Bos Yawadwipa -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km -
Kamis, 09/02/2012 14:52 WIB
Menara 111 Lantai Tomy Winata Belum Juga Kantongi Izin
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 11:17
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 13:17
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 07:50
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Senin, 06/02/2012 - 15:10
Amankan Subsidi, Cukup Naikkan BBM Rp 1.000!
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message


---125x125.gif)

