Berita Lain
-
Kamis, 09/02/2012 13:08 WIB
PPATK Laporkan Lagi 6 Transaksi Mencurigakan PNS Kemenkeu -
Kamis, 09/02/2012 12:36 WIB
Dijiplak, Kao Gugat Sabun BIORF -
Kamis, 09/02/2012 12:07 WIB
Ssst! Ini Dia Bocoran Revisi Aturan Waralaba -
Kamis, 09/02/2012 12:04 WIB
Awas! Polisi Bakal Kawal Sensus Pajak -
Kamis, 09/02/2012 09:16 WIB
Transaksi Mencurigakan Miliaran Rupiah Milik 153 PNS Diendus PPATK -
Kamis, 09/02/2012 08:31 WIB
Pemerintah Serius Bangun Jalur Trans Sumatera
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 605.000
-
Rp 1,419.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 08-02-2012 15:12 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan
Posted by: kaptenDF
Sabtu, 12/07/2008 11:42 WIB
Minyak Tembus US$ 147
Nurul Qomariyah - detikFinance
Foto: AFP
Kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman Agustus sempat menembus US$ 147,27 per barel pada perdagangan Jumat (11/7/2008), sebelum akhirnya ditutup pada US$ 145,08 per barel atau berarti melonjak 3,43 dolar.
Sementara minyak jenis Brent pengiriman Agustus melonjak hingga US$ 147,50 per barel, atau memecahkan rekor harga tertinggi sebelumnya di US$ 146,69 yang dicetak 3 Juli lalu. Namun kontrak ini akhirnya ditutup pada 144,49 dolar, atau naik 2,46 dolar.
Spekulasi semakin merajalela dengan memanfaatkan sentimen memanasnya situasi di Iran, Nigeria dan pemogokan di BUMN minyak Brasil, Petrobras yang sudah selama 5 hari.
"Pasar masih sangat sensitif terhadap setiap hal yang berpotensi mengganggu suplai dan juga faktor geopolitik," ujar analis dari Sucden, Andrey Kryuchenkov seperti dikutip dari AFP, Sabtu (12/7/2008).
Harga minyak sepanjang pekan ini bergerak sangat dinamis. Sebelumnya harga sempat turun tajam hingga di bawah US$ 140 per barel seiring menguatnya dolar AS.
(qom/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Berita Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 13:16 WIB
Alasan BI Menurunkan BI Rate 25 Bps -
Kamis, 09/02/2012 11:27 WIB
Diremehkan Tawar Bank Mutiara Rp 6,7 Triliun, Ini Jawaban Bos Yawadwipa -
Kamis, 09/02/2012 08:45 WIB
10 Tips Sukses Investasi Jangka Panjang -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km -
Kamis, 09/02/2012 12:51 WIB
BI Rate Turun Jadi 5,75%
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 11:17
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 13:17
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 07:50
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Senin, 06/02/2012 - 15:10
Amankan Subsidi, Cukup Naikkan BBM Rp 1.000!
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message

---125x125.gif)

