Berita Lain
-
Kamis, 09/02/2012 15:46 WIB
Ical Sindir Pemerintah Soal Ekonomi RI Belum Merata -
Kamis, 09/02/2012 15:37 WIB
Awas! Ritel Asing Pakai Perusahaan Lokal Sebagai 'Boneka' -
Kamis, 09/02/2012 13:51 WIB
7 Gubernur Siap Realisasikan Surplus 10 Juta Ton Beras, Tapi... -
Kamis, 09/02/2012 13:08 WIB
PPATK Laporkan Lagi 6 Transaksi Mencurigakan PNS Kemenkeu -
Kamis, 09/02/2012 12:36 WIB
Dijiplak, Kao Gugat Sabun BIORF -
Kamis, 09/02/2012 12:07 WIB
Ssst! Ini Dia Bocoran Revisi Aturan Waralaba
Indeks Berita
Rumor Saham
Bergerak Menuju Rp 500, Saham TELE ditawar ZTE?
Perusahaan provider telekomunikasi asal China, ZTE, dikabarkan berniat menguasai sebagian saham PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Harga....
0 Komentar | Balas Tanggapan
0 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bos Coffee Toffee Ini Kembali Bangkit Setelah Kena Tipu
Sebagian orang mungkin sudah tak asing dengan pemilik Coffee Toffee Odi Anindito. Dibalik kesuksesannya saat ini membangun gerainya, Odi ternyata pernah tertipu dan kemudian bangkit lagi.
Sosok Dan Peristiwa
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km
Hari ini Menteri BUMN Dahlan Iskan mengunjungi peternakan sapi milik PTPN VI di Jambi. Ada yang unik, mantan Dirut PLN menyetir sendiri sejauh 40 Km. Wush...
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 1,408.000
-
Rp 857.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 08-02-2012 15:12 WIB
PNS Pajak & Bea Cukai Terbanyak Lakukan Transaksi Mencurigakan
Posted by: kaptenDF
Jumat, 11/07/2008 10:16 WIB
Roadmap Cukai Rokok Disiapkan
Indro Bagus SU - detikFinance
Foto: Ilustrasi
"Pemerintah yang terdiri dari Deptan, Depdag, Depkes dan Depkeu sedang menyusun rodmap cukai rokok secara bertahap. Finalisasinya ditargetkan pada 2015," ujar Kasubdit Fasilitas Kepabeanan, Jaka Kusmartata.
Ia menyampaikan hal itu dalam acara kunjungan di pabrik PT British American Tobacco Indonesia Tbk (BATI), Cirebon, Jumat (11/7/2008).
Tujuan penyusunan roadmap adalah untuk menciptakan kompetisi yang sehat di industri rokok nasional serta transparansi kebijakan cukai hasil tembakau dan optimalisasi penerimaan cukai.
Berdasarkan data yang dipublikasikan, sejak tahun 2003 hingga 2007 lalu, produksi industri rokok nasional terus mengalami pertumbuhan. Pada tahun 2003, produksi rokok nasional sebanyak 190 miliar batang, dan di tahun 2007 produksi rokok nasional sudah mencapai 238 miliar batang.
"Rata-rata pertumbuhan per tahunnya sekitar 5%," ujar Jaka.
Dengan asumsi pertumbuhan tersebut, pemerintah menargetkan pada tahun 2015 produksi rokok nasional akan mencapai 260 miliar batang.
"Finalisasi roadmap rencananya akan membatasi produksi rokok nasional sebanyak 260 miliar batang per tahunnya," ujar Jaka.
Sayangnya ia masih belum dapat menjabarkan mekanisme seperti apa yang akan diterapkan pemerintah melalui pembatasan tersebut. Sebab, pembatasan yang kurang tepat sasaran bisa menyebabkan menurunnya pertumbuhan industri rokok nasional seperti pada tahun 2000.
Pada tahun 2000, pemerintah menerapkan apa yang disebut sebagai tarif cukai excessive. Sebelum diterapkan, produksi rokok nasional mencapai 228 miliar batang. Namun setelah diterapkan, produksi rokok nasional secara berangsur-angsur mengalami penurunan signifikan.
Produksi rokok nasional di 2001 menurun menjadi 220 miliar batang, tahun 2002 menjadi 200 miliar batang dan di tahun 2003 menjadi 190 miliar batang. Baru setelah kebijakan cukai rokok excessive digantikan dengan cukai moderat di tahun 2003, mendorong pemulihan volume produksi rokok nasional.
"Oleh karena itu penyusunan roadmap kami siapkan dengan sangat mencermati industri rokok nasional hingga 2015, baru finalisasi dapat direalisasikan," jelas Jaka.
(dro/qom)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar 0
Berita Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 15:59 WIB
Ironis! Belajar dari RI, Argentina Sukses Konversi BBM ke Gas -
Kamis, 09/02/2012 15:37 WIB
Awas! Ritel Asing Pakai Perusahaan Lokal Sebagai 'Boneka' -
Kamis, 09/02/2012 10:59 WIB
Tinjau Sapi di Jambi, Dahlan Iskan Setir Mobil Sejauh 40 Km -
Kamis, 09/02/2012 14:23 WIB
Ini Ide Marzuki Alie Tekan Subsidi BBM -
Kamis, 09/02/2012 15:46 WIB
Ical Sindir Pemerintah Soal Ekonomi RI Belum Merata
Komentar Terpopuler
-
Kamis, 09/02/2012 - 11:17
Wow! Utang RI Dekati Rp 2.000 Triliun di 2012 -
Kamis, 09/02/2012 - 13:17
SBY: Ada Jutaan Orang Tidur Tak Nyenyak karena Perut Lapar -
Senin, 06/02/2012 - 09:58
Pemerintah Dikritik Hobi Ngutang -
Kamis, 09/02/2012 - 16:33
Pendapatan Per Kapita Orang Indonesia Naik 17% Jadi Rp 31 Juta -
Senin, 06/02/2012 - 15:10
Amankan Subsidi, Cukup Naikkan BBM Rp 1.000!
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message


---125x125.gif)

