Kamis, 23 Februari 2012
Find us on: feed rss facebook twitter
detik inet
    detikcom
  • Home
  • Ekonomi Bisnis
  • Finansial
  • Properti
  • Energi
  • Industri
  • Sosok
  • Peluang Usaha
  • Indeks
Pajak · Perencanaan Keuangan · Rumor Saham · Market Research · Foto · TV · Konsultasi
Trending Topic :   BBM | level | IHSG | saham | BBM subsidi | level Indeks | hukuman disiplin | laba bersih | minyak mentah |
  • Waduh! Utang Pemerintah Naik Lagi Jadi Rp 1.837 Triliun
    Kamis, 23/02/2012 08:34 WIB

    Waduh! Utang Pemerintah Naik Lagi Jadi Rp 1.837 Triliun

  • Golkar Dukung SBY Naikkan Harga BBM, PDIP Tolak
    Kamis, 23/02/2012 10:25 WIB

    Golkar Dukung SBY Naikkan Harga BBM, PDIP Tolak

  • Harga BBM Naik Rp 1.500, Pemerintah Hemat Rp 57 Triliun
    Kamis, 23/02/2012 10:45 WIB

    Harga BBM Naik Rp 1.500, Pemerintah Hemat Rp 57 Triliun

  • Ini Dia Hotel-hotel 'Terlantar' BUMN yang Bakal Dirombak
    Rabu, 22/02/2012 13:17 WIB

    Ini Dia Hotel-hotel 'Terlantar' BUMN yang Bakal Dirombak

  • PNS Berekening Gendut Simpan Uang Haram di Rekening Istri & Anak
    Rabu, 22/02/2012 12:24 WIB

    PNS Berekening Gendut Simpan Uang Haram di Rekening Istri & Anak

  • Ini Dia Asal Dana 'Tak Bertuan' di Jamsostek Rp 4,5 Triliun
    Rabu, 22/02/2012 14:24 WIB

    Ini Dia Asal Dana 'Tak Bertuan' di Jamsostek Rp 4,5 Triliun

  • Ini Dia Alasan SBY Soal Kenaikan Harga BBM
    Rabu, 22/02/2012 16:22 WIB

    Ini Dia Alasan SBY Soal Kenaikan Harga BBM

  • SBY: Mau Tidak Mau Harga BBM Harus Naik
    Rabu, 22/02/2012 15:58 WIB

    SBY: Mau Tidak Mau Harga BBM Harus Naik

  • Agus Marto Kecewa Anggaran Cuma 'Rajin' Dipakai Untuk Gaji PNS
    Rabu, 22/02/2012 10:40 WIB

    Agus Marto Kecewa Anggaran Cuma 'Rajin' Dipakai Untuk Gaji PNS

Berita Lain

  • Rabu, 22/02/2012 17:35 WIB
    Laba Bank Permata Tumbuh 14%, Capai Rp 1,1 Triliun
  • Rabu, 22/02/2012 17:23 WIB
    CIMB Niaga Siapkan Rp 500 Miliar Untuk Kredit Tol
  • Rabu, 22/02/2012 14:24 WIB
    Ini Dia Asal Dana 'Tak Bertuan' di Jamsostek Rp 4,5 Triliun
  • Rabu, 22/02/2012 10:49 WIB
    Laba Bank CIMB Niaga Capai Rp 3 Triliun, Naik 25%
  • Selasa, 21/02/2012 22:01 WIB
    Wah! Pemerintah Jual Surat Utang Rp 12 Triliun
  • Selasa, 21/02/2012 18:40 WIB
    Ini Alasan BI Rombak Susunan Pejabat

Indeks Berita

Rumor Saham

Mustika Ratu Bagi Dividen 40%?
PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) diprediksi akan mencatat peningkatan laba akhir tahun 40% seiring kesuksesannya menambah ekspor ke beberapa negara Timur....
0 Komentar | Balas Tanggapan

Peluang Usaha

Mahasiswa Ini Sukses Berbisnis Kuliner Aqiqah Beromset Ratusan Juta
Gb
Untuk menjadi pengusaha sukses dibidang kuliner ternyata tidak harus bisa atau jago masak. Contohnya yang dialami oleh Andi Nata yang merupakan Mahasiswa UI, yang sukses menekuni bisnis masakan aqiqah.

Sosok Dan Peristiwa

Miranda Goeltom Masih Asyik Ngisi Seminar
Gb
Tersangka kasus cek pelawat pemilihan Deputi Gubernur Senior (DGS) Bank Indonesia Miranda S. Goeltom hingga hari ini masih asyik mengisi seminar-seminar ekonomi.
  • Hotel
  • Penerbangan

Cari Penawaran Terbaik di Sini

Rancang Perjalananmu di Sini

Info Promosi Travel
  • Royal Pacific Hotel, Hong Kong
    sinohotel.com
    Rp 870.000
  • Chengdu Hotels
    english.ctrip.com
    Rp 473.000

Forum Finance register | login

Thread Pilihan
Rabu, 22-02-2012 16:42 WIB
SBY: Mau Tidak Mau Harga BBM Harus Naik
Posted by: kaptenDF
  • Ini Dia Hotel-hotel Terlantar BUMN yang Bakal Dirombak
  • Agus Marto Kecewa Anggaran Cuma Rajin Dipakai Untuk Gaji PNS

detikFinance » Moneter


Senin, 25/02/2008 09:22 WIB
Tips Berinvestasi ORI 
Nurul Qomariyah - detikFinance

Jakarta - Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI) seri 004 akan mulai 'menyapa' para investor. Penawaran akan dimulai pada 25 Februari hingga 6 Maret mendatang. Sementara penjatahan akan dilakukan pada 10 Maret 2006.

Apa dan bagaimana investasi ORI004 ini? Simak tips-tips dari detikFinance berikut ini:

Apa sebenarnya ORI?
ORI adalah obligasi negara yang dijual kepada individu atau perseorangan WNI melalui agen penjual di pasar perdana.

Jika Anda ingin memesan ORI004, pastikan Anda memiliki uang minimal Rp 5 juta. Pemerintah telah menetapkan pemesanan minimum ORI004 Rp 5 juta dan maksimum Rp 3 miliar.

Tingkat kupon yang diberikan ORI004 ini mencapai 9,5%, atau rata-rata diatas suku bunga deposito yang berkisar antara 6-8%. Kupon ORI004 akan dibayarkan setiap bulan pada tanggal 12. Tingkat kupon yang lebih tinggi inilah menjadi salah satu daya tari ORI.

Kupon dan pokok ORI akan ditransfer ke rekening dana tunai yang dimiliki investor.

Bagaimana cara memesannya?

1. Anda tinggal menghubungi 18 bank dan lembaga keuangan yang telah ditunjuk pemerintah sebagai agen penjual.

2, Membuka rekening dana pada salah satu bank umum dan rekening surat berharga pada salah satu subregistry dan atau partisipan/nasabah subregistry
3. Menyediakan dana sesuai dengan pesanan
4. Mengisi formulis pemesanan
5. Menyampaikan formulis pemesanan, fotocopi KTP dan bukti setor kepada agen penjual.

ORI004 akan mulai dicatatkan di bursa pada 13 Maret 2008, sehingga akan jatuh tempo pada 12 Maret 2012.

Apa saja keuntungan ORI selain kupon yang lebih besar?
  • Kupon dan pokok dijamin oleh UU
  • Dapat dijaminkan atau digadaikan
  • Dapat diperdagangkan di pasar sekunder
  • Tersedia kuotasi harga beli dari agen penjual.

Meski berinvestasi di sektor keuangan memiliki risiko, namun ORI bisa terbebas dari risiko tersebut. Beberapa risiko yang akan dihadapi jika berinvestasi di sektor keuangan adalah:

1. Risiko gagal bayar, dimana investor bisa saja tidak memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit pada saat produk investasi jatuh tempo.

Namun seperti dikutip dari situs Depkeu, investasi ORI terbebas dari risiko gagal bayar sebab pemerintah berdasarkan UU SUN dan UU APBN setiap tahun menjamin pembayaran kupon dan pokok SUN, termasuk ORI sampai dengan jatuh temponya.

2. Risiko pasar, yakni potensi kerugian investor karena kecenderungan penurunan harga ORI di pasar sekunder akibat kenaikan tingkat bunga. Kerugian dapat terjadi apabilainvestor menjual ORI di pasar sekunder sebelum jatuh tempo pada harga jual yang lebih rendah dari harga beli.

Risiko pasar dalam investasi ORI dapat dihindari apabila pembeli ORI di pasar perdana tidak menjual ORI sampai dengan jatuh tempo dan hanya menjual ORI jika harga jual lebih tinggi dari harga beli setelah dikurangi biaya transaksi.

3. Risiko Likuditas, yakni potensi kerugian bila sebelum jatuh tempo pemilik ORI yang pelu dana tunai mengalami kesulitan dalam menjual ORI di apsar sekunder pada tingkar harga pasar yang wajar.

Namun bila pemilik ORI butuh dana, ORI dapat dijadikan sebagai jaminan dalam pengajuan pinjaman ke bank atau sebagai jaminan dalam transaksi efek di pasar modal.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi gejolak pasar?
Jangan panik dan tetap pegang ORI hingga jatuh tempo. Pemerintah akan tetap membayar kupon pada saat jatuh tempo, demikian pula pokoknya.

Bagaimana jika ingin menjual ORI sebelum jatuh tempo?


Jual lah ORI pada saat harga pasar ORI lebih tinggi dari harga pembelian.Selamat berinvestasi ORI... (qom/ir)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Baca Juga :

  • ORI 005 akan Diterbitkan September
  • ORI Bisa Dijaminkan ke Pegadaian
  • Bunga ORI 004 Dipatok 9,5%

Share

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share to Twitter:

You are redirected to Twitter

  Share via Email:

Share via Email


Separate email addresses with commas (,)
Your email address

 

loadingSending your message

Message has successfully sent

An Error has Occured

Komentar terkini (0 Komentar) ·  Follower Komentar 0
Baca Komentar
Kirim Komentar

Berita Terpopuler

  • Kamis, 23/02/2012 11:41 WIB
    BI: BBM Naik Rp 1.500, Inflasi Bisa di Atas 5,5%
  • Kamis, 23/02/2012 11:48 WIB
    Borong OWK Rp 1 Triliun, Dian Swastatika Calon Pemegang Saham Smartfren
  • Kamis, 23/02/2012 10:42 WIB
    Wah! Dalam 2 Bulan Sudah Ada 39 PNS Pajak Kena Hukuman
  • Kamis, 23/02/2012 10:45 WIB
    Harga BBM Naik Rp 1.500, Pemerintah Hemat Rp 57 Triliun
  • Kamis, 23/02/2012 10:25 WIB
    Golkar Dukung SBY Naikkan Harga BBM, PDIP Tolak

Komentar Terpopuler

  • Rabu, 22/02/2012 - 13:45
    Ini Dia Daftar Gaji Baru PNS, Anggota TNI & Polri
  • Kamis, 23/02/2012 - 11:27
    Jero: Kenaikan Harga BBM Muncul dari Aspirasi Masyarakat
  • Kamis, 23/02/2012 - 11:25
    Siap-siap! Pemerintah Usulkan Harga BBM Naik Rp 500-1.500
  • Rabu, 22/02/2012 - 18:26
    Bensin Premium Harusnya Naik Jadi Rp 6.500/Liter
  • Kamis, 23/02/2012 - 11:14
    Kwik Kian Gie: Utang Indonesia Rp 1.800 Triliun Hasil Nipu
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Recommended Reading
bg

Penyerangan di RSPAD, Polisi Temukan Celana & Kemeja Bernoda Darah

www.detiknews.com

  • Pelaku Kejahatan Anak Dianakemaskan Aktivis, Bagaimana Nasib Korban?
  • Kondisi Terkini LP Kerobokan, Napi Kekurangan Air Bersih

bg

Button Bidik Titel Juara di 2012

www.detiksport.com

  • Wozniacki Jejak Perempatfinal
  • Giliran Hulkenberg Tercepat

bg

Lulus ULO, Berca Siap Gelar Wimax di 8 Kota

www.detikinet.com

  • Valve Tambah Pemain Counter Strike: Global Offensive
  • Setelah Anna & Belle, Carla Siap Menggoda

  • detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
  • detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
  • Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
  • detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
  • detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
  • detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
  • detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
  • detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
  • detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
  • Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
  • detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
  • detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
  • detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Back to Top Kanal Lainnya » « Kanal Lainnya
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Alamatku
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer